Senin, 1 Desember 2025

Indonesia Kembali Menerima Satu Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinopharm

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Tangkapan layar - Penny Lukito Kepala BPOM RI menyerahkan sertifikat Izin Penggunaan Darurat (EUA) Vaksin Sinopharm kepada Imam Fathorrahman Direktur Kimia Farma yang ditayangkan secara virtual, Jumat (30/4/2021). Foto: Antara

Indonesia hari ini, Jumat (11/6/2021), kembali menerima sebanyak satu juta dosis Vaksin Covid-19 Sinopharm, untuk Program Vaksinasi Gotong Royong.

Tadi siang, pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jutaan dosis vaksin tersebut, mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dengan tambahan dari pengiriman tahap ke-16 itu, Indonesia sudah menerima dua juta dosis vaksin untuk program vaksinasi mandiri.

Untuk sementara, Pemerintah Indonesia sudah mengamankan 94,7 juta dosis vaksin, dengan rincian 84,5 juta dosis Vaksin Sinovac, 8,2 juta dosis Vaksin AstraZeneca, dan dua juta dosis Vaksin Sinopharm.

Sekadar informasi, Vaksinasi Gotong Royong merupakan program kolaborasi pemerintah dengan pengusaha swasta yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan atau badan usaha membeli Vaksin Covid-19 kepada BUMN Farmasi, lalu memberikan gratis kepada para pegawai perusahaan dan keluarganya.

Selain Sinopharm, vaksin yang bisa dipakai dalam Program Vaksinasi Gotong Royong antara lain Vaksin CanSino, Sputnik, dan Anhui.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, per hari Kamis (10/6/2021), penduduk yang sudah mendapat vaksin dosis pertama sebanyak 19,2 juta  orang.

Sedangkan yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua mencapai 11,4 juta orang.

Jumlah tersebut baru sekitar 10,58 persen dari target 181 juta orang atau 70 persen dari total penduduk Indonesia, untuk menciptakan kekebalan kelompok.(rid/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Senin, 1 Desember 2025
26o
Kurs