Minggu, 30 November 2025

Jokowi Berbincang dengan Adul Penyandang Disabilitas, Tanyakan Cita-Cita

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Jokowi menggendong Adul saat acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Bekasi pada Senin (3/12/2018). Foto: Biro Pers Setpres

Presiden bertemu Adul, penyandang disabilitas asal Sukabumi berusia 8 tahun yang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) X Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menanyakan cita-cita Mukhlis.

“Adul ingin jadi apa?” tanya Presiden. “Ingin sekolah sampai kuliah,” jawab Adul. Presiden pun bertanya cita-cita Adul, Adul menjawab, “Menjadi Pemadam Kebakaran”.

Jawaban tersebut kemudian disambut senyuman dan anggukan bangga Presiden, yang juga memberikan acungan dua jempol kepada anak difabel yang biasa merangkak sejauh tiga kilometer untuk menuju ke sekolah itu.

Dilansir dari Antara, usai berdiskusi, Presiden menggendong Adul untuk melihat-lihat beberapa gerai alat bantu difabel seperti gerai kursi roda, dan alat bantu dengar.

Selain itu, ada juga gerai yang menampilkan karya seni visual berupa serpihan cangkang telur yang disusun menjadi gambar wajah tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Jokowi Presiden, Presiden RI pertama Soekarno, dan Barack Obama mantan Presiden AS.

Suyono Yusuf Kepala Seksi Bimbingan Lanjut Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta, menjelaskan karya seni itu buatan anak-anak difabel di Surakarta. Pembuatan satu lukisan dari cangkang telur itu membutuhkan waktu satu sampai dua pekan kalau dikerjakan oleh satu orang.

“Ini dari difabel, dari anak-anak kami di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta,” katanya, menambahkan teman-teman difabel akan memberikan lukisan itu kepada Jokowi Presiden sebagai kenang-kenangan.

Dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada difabel berprestasi serta bantuan berupa alat bantu dengar, kursi roda, hingga dana uang tunai dan paspor.

“Perhatian pemerintah kepada difabel saat ini makin baik. Tentunya harapan teman-teman difabel tentu fasilitas umum yang ramah difabel semkin ditambah,” ujar Suyono. (ant/dim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Minggu, 30 November 2025
32o
Kurs