Senin, 5 Oktober 2026

Rupiah Menguat Jadi Rp15.697 per Dolar AS pada Kamis Pagi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi pegawai bank menghitung uang Rupiah. Foto: Antara

Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (12/10/2023) pagi menguat tipis tiga poin atau sebesar 0,02 menjadi Rp15.697 per Dolar Amerika Serikat (AS), dari sebelumnya Rp15.700 per Dolar AS.

Rupiah diprakirakan akan bergerak datar dengan kecenderungan menguat terbatas terhadap Dolar AS usai risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang less hawkish.

“Dolar AS sedikit melemah setelah pada risalah pertemuan FOMC, menunjukkan The Fed cenderung berhati-hati dan mengkhawatirkan dampak suku bunga tinggi pada ekonomi,” ujar Lukman Leong analis pasar mata uang dilansir Antara, Kamis.

Artinya, The Fed hanya melihat tingkat suku bunga acuan AS saat ini, sudah cenderung cukup untuk menurunkan inflasi.

Oleh karena itu, investor sedang wait and see menantikan data inflasi malam ini yang diperkirakan menurun ke kisaran 3,6 persen pada September 2023 dari bulan sebelumnya 3,7 persen.

“Rupiah hari ini diperkirakan berkisar Rp15.650-Rp15.750 per Dolar AS,” kata Lukman.

Menurut CME FedWatch Tool, ekspektasi pasar terkait suku bunga bakal bertahan di akhir tahun terlihat meningkat dari 57 persen menjadi 74 persen. (ant/and/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
31o
Kurs