Rabu, 7 Oktober 2026

Mensos Janji Tutup Panti Asuhan Tak Berizin Tempat Terjadinya Pelecehan Seksual di Surabaya

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Saifullah Yusuf Menteri Sosial (Mensos) RI ketika memberikan keterangan kepada awak media di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan pada Senin (10/2/2025). Foto: Risky suarasurabaya.net

Saifullah Yusuf Menteri Sosial (Mensos) RI menegaskan, pihaknya akan menutup panti asuhan tidak berizin di Surabaya yang terjadi kasus pelecehan seksual.

“Pasti akan ditutup, sudah tidak mungkin (berkegiatan lagi), harus ditutup,” katanya di Surabaya pada Senin (10/2/2025).

Gus Ipul, sapaannya, menegaskan bahwa kasus semacam itu tidak bisa ditoleransi dan harus mendapat tindakan tegas, agar ke depan tidak terulang lagi.

Setelah panti asuhan tidak berizin di Surabaya itu nanti resmi ditutup, pihaknya memastikan akan memberi solusi kepada siswa-siswi yang berada di panti tersebut.

“Nanti siswa-siswinya yang ada di situ kita pikirkan bersama-sama,” ucapnya.

Setelah ada kejadian itu, ia menyatakan bahwa Kemensos akan melakukan assesment ulang terhadap panti asuhan di daerah masing-masing, serta berkerja sama dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar masyarakat bisa turut mengawasi hal-hal semacam itu, agar tidak terulang lagi.

“Supaya kita bisa mencegah kejadian seperti ini, sebelumnya kan di Tangerang, sekarang di Surabaya,” harapnya.

“Jadi, jangan sampai panti asuhan jadi kedok oleh orang untuk cari uang dan untuk melakukan kekerasan seksual,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
31o
Kurs