
Akun Instagram resmi Pakuwon City Mall Surabaya @pakuwoncitymallsub diretas penipu pada, Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 04.30 WIB. Hacker memanfaatkan akun itu untuk modus penipuan berkedok giveaway emas batangan 25 gram seharga Rp10 juta, yang menyasar para pengikutnya.
Rina salah satu pendengar Radio Suara Surabaya melapor bahwa dirinya menjadi korban penipuan berkedok give away itu. Kepada Suara Surabaya, Rina mengaku tertarik atas giveaway tesebut, karena mengira akun itu milik Pakuwon City Mall.
“Di Instagram Pakuwon City Mall itu kan ada postingan giveaway untuk tiga orang. Satu orang sudah dapat, jadi tinggal dua. Saya pikir karena itu dari akun resminya, ya pasti benar,” cerita Rina, Sabtu pagi.
Rina lalu menghubungi nomor WhatsApp yang dicantumkan di unggahan tersebut. Di sana, ia diarahkan untuk segera melakukan pembayaran dalam waktu 15 menit ke rekening atas nama Tria Badriani. Karena disebut sebagai peserta terakhir yang lolos, ia pun langsung melakukan transfer.
“Saya sempat tanya prosedurnya, katanya nanti janjian jam 10 di lobby mall untuk serah terima. Tapi setelah itu kok perasaan saya tidak enak,” katanya.
Rina lalu mencoba menghubungi nomor WhatsApp tersebut dari akun berbeda. Hasilnya, ia terkejut kalau penawaran giveaway yang sama masih berlangsung, padahal sebelumnya dia disebut sebagai peserta terakhir.
Rina juga menyampaikan bahwa saat mengecek ulang, nama pemilik rekening tujuan sudah berubah menjadi Bagus Yaya Faizi. “Saya langsung sadar kalau saya tertipu, dan segera melapor ke Suara Surabaya,” ungkapnya.
Sementara Lily Tanaya General Manager Pakuwon City Mall Surabaya saat dikonfirmasi membenarkan kasus peretasan dan penipuan tersebut, dan akun instagram saat ini masih dalam pemulihan.
“Jadi memang ini kejadiannya pagi ini, jam 4.30 WIB kita sudah notice. Memang sudah ada tanda-tanda penipuan seperti itu. Kami minta maaf jika ada warga Surabaya yang menjadi korban,” ujar Lily kepada Radio Suara Surabaya.
Lily memastikan bahwa tidak ada program giveaway resmi yang diselenggarakan oleh pihak Pakuwon saat ini. Dia mengatakan para pelaku juga mengganti-ganti nama dan nomor rekening secara berkala untuk mengelabui calon korban.
“Rekeningnya sudah diganti tiga kali. Ada yang atas nama Tria Badriani, lalu berubah jadi Bagus Yaya Faizi. Semuanya bukan atas nama Pakuwon Group. Jadi harusnya itu sudah mencurigakan,” jelas Lily.
Sampai berita ini ditulis, setidaknya sudah lima orang melaporkan menjadi korban penipuan tersebut. Terkait hal ini, Lily meminta maaf dan mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai unggahan apa pun yang mengatasnamakan Pakuwon City Mall, apabila diminta melakukan transfer ke rekening pribadi.
“Jadi kami minta maaf mungkin warga Surabaya, ada yang sudah kena lima ya infonya? Kami mohon maaf sekali atas ketidaknyamanannya yang terjadi,” ujarnya.
“Semua transaksi yang berkaitan dengan Pakuwon Group, termasuk giveaway atau refund, hanya melalui rekening resmi atas nama Pakuwon Group. Kalau ada yang mengatasnamakan admin atau bendahara dengan nama pribadi, tolong jangan ditanggapi,” tegasnya.
Saat ini, manajemen Pakuwon City Mall telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur, pihak perbankan, serta tim internal IT untuk menelusuri jejak peretasan dan memulihkan akun yang dibajak.
“Kami sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mengembalikan akun kami. Dari Polda Jatim juga sudah kita hubungi, dan pihak bank seperti BRI juga sedang membantu menelusuri. Kami mohon warga tidak menanggapi DM atau postingan mencurigakan dari akun tersebut untuk sementara waktu,” kata Lily.
Ia menambahkan, jika akun Instagram sudah berhasil dipulihkan, pihak Pakuwon akan memberi pengumuman resmi melalui kanal-kanal digital resmi milik grup mereka. (bil/iss)