Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menjangkau sejumlah wilayah yang terisolasi akibat banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh melalui pengiriman bantuan logistik menggunakan armada helikopter dan pesawat.
Abdul Muhari Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, pengiriman dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga di lokasi yang akses daratnya masih terputus dapat segera terpenuhi.
Bantuan pertama dikirim dengan helikopter BNPB yang lepas landas dari Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.
Pada sortie perdana, helikopter membawa 588 kilogram bantuan logistik berupa 60 koli sembako dan 10 koli makanan siap saji. “Pengiriman pada hari yang sama berlangsung dalam dua sortie,” katanya dilansir dari Antara.
Selain helikopter, pesawat Cessna Caravan PK-SNG milik BNPB diterbangkan via Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah.
Pada sortie pertama, pesawat mengangkut 50 karton mi instan, lima karton eprokal, tujuh karton naraga, dua unit genset, dua unit Starlink, serta 20 liter BBM untuk memperkuat sarana komunikasi dan penerangan.
Lalu sortie kedua untuk Bener Meriah, pesawat mengirim bantuan tambahan berupa 20 dus makanan keluarga, 10 dus hygiene kit, masing-masing satu karung selimut, kelambu, dan sarung, tiga dus biskuit, tiga dus pembalut, satu dus popok bayi, serta empat koli perlengkapan telekomunikasi.
Abdul menambahkan bahwa pengiriman juga ditujukan ke Kabupaten Aceh Tengah. Sortie pertama memuat 50 karton mi instan, lima karton eprokal, 10 karton naraga, satu unit genset, dan satu unit internet satelit Starlink. Sortie berikutnya membawa dua karung beras, 20 dus makanan keluarga, 10 dus hygiene kit, serta perlengkapan kebutuhan dasar lainnya.
BNPB menyatakan operasi pengiriman bantuan melalui udara menjadi prioritas karena sejumlah jalur darat menuju wilayah terdampak masih tertutup material longsor dan belum dapat dilalui kendaraan.
Sampai dengan Sabtu malam, BNPB menyampaikan bahwa proses distribusi logistik dan peralatan akan terus diperkuat untuk memastikan seluruh warga terdampak di Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah menerima bantuan secara merata dan tepat waktu. (ant/saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
