Kamis, 23 Juli 2026

Jembatan Widang Diklaim Ambruk Sebelum Pelaksanaan Pemeliharaan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Jembatan Widang yang merupakan jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban ambruk, Selasa (17/4/2018) pukul 10.30 WIB. Foto: Ali Mahrus via redaksi suarasurabaya.net

Tugiman Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) VII mengatakan, pemeliharaan Jembatan Widang dilakukan secara berkala.

Setiap tahun, kata dia, BBPJN VIII terus melakukan pemeliharaan jembatan penghubung Kabupaten Lamongan-Tuban dan sebaliknya itu.

Tugiman mengatakan, untuk tahun 2018 ini pemeliharaan jembatan itu memang belum dilakukan.

“Untuk 2018, tanda tangan kontrak pemeliharaan jembatan itu 4 April kemarin. Kami lakukan preconstruction meeting tanggal 11 April. Tadi (hari ini,red) kami rapat persiapan pelaksanaan. Belum selesai rapat saya sudah ditelepon (tentang ambruknya jembatan,red),” ujarnya, Selasa (17/4/2018).

Kepada suarasurabaya.net, Tugiman mengatakan, hari ini Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan sedang meninjau langsung di lokasi ambruknya jembatan.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai dugaan penyebab ambruknya jembatan ini. Tugiman mengaku masih mengikuti rapat koordinasi dengan Dirjen Hubdat.

Perlu diketahui, jembatan penghubung Kabupaten Lamongan dengan Tuban dan sebaliknya itu, ambruk pukul 10.30 WIB, Selasa (17/4/2018).

Setidaknya ada tiga truk dan tiga sepeda motor, yang sedang melintas saat jembatan itu ambruk.

Kabar terakhir dari kepolisian setempat, sudah bisa dipastikan bahwa ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan dua korban jiwa.

Evakuasi kendaraan terdampak, sempat terhambat karena masih menunggu kendaraan berat yang diperbantukan ke lokasi jembatan.(den/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 23 Juli 2026
28o
Kurs