Sabtu, 10 Januari 2026

Tinjau Command Center BBWS, Emil Wagub Pastikan Jatim Siap Hadapi Hujan Ekstrem

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wagub Jatim saat meninjau secara langsung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas di Surabaya. Foto: Humas Pemprov Jatim.

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur memastikan kesiapan pemerintah provinsi menghadapi potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan akan melanda beberapa titik hingga awal Februari 2026 mendatang.

Hal itu disampaikan Emil waktu meninjau secara langsung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas di Surabaya yang bertanggungjawab atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di 19 kabupaten/kota Jatim.

“Kondisi cuaca untuk bulan Januari memang rawan. Ibu Gubernur dan BMKG berkali-kali menyampaikan bahwa ada kerawanan cuaca dengan curah hujan yang sangat-sangat tinggi,” ujar Emil dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Emil menjelaskan Command Center di BBWS ini merupakan dashboard dengan teknologi modern yang berfungsi untuk memastikan kesiapan berbagai infrastruktur sumberdaya air.

“Mulai dari bendungan, penempatan tanggul-tanggul atau dinding sungai, hingga ke pos pantau,” tuturnya.

Dengan bantuan teknologi yang dimiliki BBWS, Emil menyebut pemerintah bisa menentukan langkah-langkah preventif maupun penanganan yang lebih efektif.

Selain itu, dengan fasilitas seperti SITABA (Sistem Informasi Tanggap Bencana) platform digital Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR), pemerintah dapat memperoleh data yang lebih detail terkait bencana yang terjadi sebelumnya.

“Ini menjadi basis bagi kita melakukan sebuah proyeksi yang lebih tepat lagi mengenai risiko-risiko dan langkah-langkah untuk mengantisipasinya,” ujarnya.

Saat ini, BBWS Brantas masih fokus pada normalisasi dan di Kali Kedurus Surabaya. Selain itu, mereka juga aktif berkoordinasi dengan Eri Cahyadi Walikota Surabaya terkait penanganan banjir di Ketintang.

“Jadi yang di sana nanti akan dibuat semacam pompa pengendali banjir yang akan dipasang di sisi sungai. Namun ada bangunan-bangunan yang harus ditertibkan karena memang menduduki yang bukan merupakan lahannya,” tandasnya.(wld/kir/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 10 Januari 2026
25o
Kurs