Sabtu, 17 Januari 2026

BTS Umumkan Album Terbaru Berjudul Arirang, Rilis 20 Maret

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
BTS. Foto: BIGHIT

BTS mengumumkan comeback sekaligus rencana tur dunia, pada pekan ini. Album terbaru mereka, yang menjadi rilisan pertama dalam hampir empat tahun terakhir, dijadwalkan meluncur pada 20 Maret 2026.

Pada Jumat (16/1/2026), grup K-pop tersebut juga mengumumkan judul album mereka, “Arirang”. Pemilihan judul ini memiliki makna emosional yang mendalam bagi masyarakat Korea, sehingga semakin menegaskan nilai simbolis dari comeback BTS kali ini.

Melalui situs BigHit Music, BTS menyebutkan bahwa album kelima ini menandai karya pertama mereka setelah tiga tahun sembilan bulan. Sekaligus menjadi penanda arah baru yang akan ditempuh para member ke depannya.

Para anggota BTS terlibat langsung dalam proses penulisan lagu dan produksi, sehingga setiap lagu mencerminkan pemikiran, identitas, serta emosi yang mereka rasakan selama perjalanan karier mereka.

Melalui 14 lagu, BTS menyampaikan kisah yang jujur dan tulus kepada ARMY, yang telah lama menantikan kembalinya grup secara lengkap. Album ini diisi dengan musik yang paling merepresentasikan karakter BTS, sekaligus menjadi bentuk terima kasih mendalam atas dukungan setia ARMY yang tak pernah goyah.

Sebagai penutup, BTS menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh ARMY yang telah menunggu dengan penuh kesabaran.

Apa itu Arirang?

Arirang adalah lagu rakyat paling terkenal di Semenanjung Korea. Lagu ini kerap disebut sebagai “lagu kebangsaan tidak resmi” karena sarat emosi dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Asal-usulnya diyakini sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Hingga kini, tidak ada satu makna tunggal yang disepakati tentang arti kata Arirang. Sejumlah ahli menyebut kata “ari” berasal dari bahasa Korea kuno yang berarti “indah” atau “kepedihan”, sementara “rang” diartikan sebagai “yang tercinta”. Namun, penafsiran ini masih diperdebatkan. Gambaran perjalanan melewati bukit Arirang sering dimaknai sebagai simbol perpindahan dari kesedihan menuju harapan, atau dari kesulitan menuju kehidupan yang lebih baik.

Arirang memiliki lebih dari 60 versi lagu dengan sekitar 3.600 variasi lirik. Versi paling populer menggunakan pengulangan lirik “Arirang, arirang, arariyo”, di mana “arariyo” lebih berfungsi sebagai ungkapan emosi daripada memiliki arti harfiah.

Melodinya sederhana dan mudah dinyanyikan siapa saja. Karena itu, Arirang sering diadaptasi sesuai pengalaman pribadi penyanyinya. Selama bertahun-tahun, orang Korea menuangkan rasa bahagia, sedih, rindu, hingga keteguhan hati melalui lagu ini. Arirang dinyanyikan di sawah, acara keluarga, demonstrasi, hingga upacara kenegaraan.

Mengapa Arirang penting bagi orang Korea?

Arirang menjadi simbol perlawanan saat Korea berada di bawah penjajahan Jepang pada 1910–1945. Lagu ini semakin kuat maknanya setelah film bisu berjudul Arirang dirilis pada 1926. Film tersebut mengisahkan penderitaan rakyat Korea, dan lagu temanya membuat banyak penonton menangis. Pemerintah kolonial Jepang bahkan sempat melarang lagu ini.

Lebih dari sekadar simbol perlawanan, Arirang juga melampaui batas politik. Lagu ini menjadi salah satu warisan budaya yang menyatukan Korea Utara dan Korea Selatan. Keduanya mendaftarkan Arirang ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Saat atlet dari dua Korea berparade bersama di Olimpiade Sydney 2000 dan Pyeongchang 2018, Arirang diputar menggantikan lagu kebangsaan.

Kini, Arirang dikenal sebagai duta budaya Korea dan simbol jati diri bangsa.

Mengapa Arirang penting bagi BTS?

Tim Dowling, kolumnis Guardian menilai, di tengah banyak grup K-pop yang mengusung konsep global, pilihan BTS menamai album terbaru mereka “Arirang” menjadi penegasan kuat atas identitas Korea mereka.

BTS dikenal konsisten mengangkat budaya Korea, mulai dari mengenakan hanbok dalam video musik, mengangkat isu sosial Korea dalam lirik, hingga pernah membawakan Arirang di atas panggung.

Dengan judul ini, comeback BTS dimaknai bukan sebagai perubahan total, melainkan kembali ke akar. BigHit Music menyebut album ini merekam “kerinduan dan cinta yang mendalam” yang menjadi inti cerita BTS, dengan Arirang sebagai simbol utamanya.

Bagi jutaan penggemar di seluruh dunia, album ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih dalam budaya yang membentuk BTS sebagai salah satu grup pop terbesar di dunia.(iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 17 Januari 2026
28o
Kurs