Minggu, 18 Januari 2026

Kemhan Lantik Noe Letto dan Anak Hotman Paris Sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan melantik tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Foto: Antara

Kementerian Pertahanan (Kemhan) melantik 12 orang tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional. Salah satu yang dilantik yakni Sabrang Mowo Damar Panuluh yang dikenal sebagai Noe, vokalis band Letto sekaligus anak dari Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.

Selain Noe Letto, para tenaga ahli yang dilantik itu, salah satunya adalah Frank Alexander Hutapea, anak sulung dari Hotman Paris Hutapea pengacara.

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait Karo Infohan Setjen Kemhan mengatakan, pengisian Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional ini tak memandang latar belakang keluarga. Mereka diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia.

“Tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya,” kata Rico kepada wartawan di Jakarta, Minggu (18/1/2026) yang dikutip Antara.

Menurutnya, Noe Letto beserta tenaga ahli lainnya akan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional.

“Dalam mekanismenya, tenaga ahli menyampaikan masukan dan rekomendasi melalui forum dan tata kerja Dewan Pertahanan Nasional sesuai struktur yang berlaku,”

Intinya, kata dia, para tenaga ahli yang memiliki keahliannya masing-masing itu akan berkontribusi pemikiran strategis lintas disiplin, mulai dari perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis yang relevan untuk memperkaya kajian Dewan Pertahanan Nasional

Nantinya, kontribusi pemikiran itu akan menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan dewan termasuk Menteri Pertahanan, sehingga keputusan tetap berada dalam koridor kelembagaan dan kepentingan strategis pertahanan negara. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 18 Januari 2026
28o
Kurs