Kamis, 22 Januari 2026

Jerman Belum Setuju Format Dewan Perdamaian Gaza yang Libatkan Menantu Trump

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS). Foto: Antara

Pemerintah Jerman menyatakan belum setuju format gagasan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza dari Donald Trump Presiden Amerika Serikat. Stefan Cornelius juru bicara pemerintah Jerman mengatakan, pihaknya siap membahas gagasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Jerman juga masih mengkaji keselarasan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza dengan hukum internasional. Jerman menekankan pentingnya instrumen kerangka global dalam pembentukan sebuah lembaga, seperti dilansir Antara, Kamis (22/1/2026).

Soal undangan bergabung Dewan Perdamaian, Jerman menghargainya. Namun undangan tersebut masih harus dipertimbangkan, apakah mekanisme dewan sudah mematuhi aturan internasional yang belaku.

Sebelumnya Trump mengungkap rencana pelibatan Ajay Banga Presiden Bank Dunia dan memperluas undangan ke sejumlah kepala negara untuk bergabung Dewan Perdamaian Gaza.

AS mengusulkan pembentukan administrasi internasional sementara di wilayah kantong Palestina dan pengerahan pasukan stabilitas internasional.

Kenalan Dewan Perdamaian Gaza Trump

Dewan Perdamaian Gaza akan mengawasi portofolio tata kelola, diplomasi, serta rekonstruksi di Gaza.

Salah satu anggotanya adalah Jasper Jeffers menantu Trump, yang akan menangani sektor keamanan dan ditunjuk sebagai komandan Pasukan Stabilisasi Internasional. Tugasnya menjaga perdamaian, mendukung demiliterisasi, dan memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan serta material rekonstruksi.

Tugas Dewan Perdamaian Gaza adalah mempromosikan stabilitas, memulihkan pemerintahan, dan mengamankan perdamaian abadi di wilayah terdampak atau terancam konflik. Pembangunan perdamaian juga diklaim harus sesuai hukum internasional.

Dewan Perdamaian akan diketuai langsung Donald Trump sebagai perwakilan resmi Amerika Serikat. Trump berhak menunjuk anggota dewan untuk masa jabatan 2 tahun. Trump bisa memberhentikan anggota sewaktu-waktu. Masa jabatan Trump bergantung pengunduran diri sukarela atau kondisi tidak mampu lagi menjalankan tugas. (ant/lea/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 22 Januari 2026
25o
Kurs