Kamis, 22 Januari 2026

200 Lansia di Surabaya Terima Becak Listrik dari Prabowo, Tapi Enggak Boleh Asal Narik!

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Persiapan konvoi becak listrik dari Prabowo Subianto Presiden RI di sekitar Balai Kota surabaya, Kamis (22/1/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Sebanyak 200 orang lanjut usia (lansia) 70 tahun ke atas menerima becak listrik dari Prabowo Subianto Presiden RI melalui yayasan miliknya Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Kamis (22/1/2026).

Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko Kepala Yayasan GSN menyebut, pemberian bantuan ini bertahap, targetnya bisa menyasar seluruhnya 80.000 tukang becak di Indonesia.

“InsyaAllah tahun ini sudah memesan sebanyak 70.000 diharapkan selesai di 2027,” katanya.

Dari target itu, baru 10.000 yang tersalurkan. Surabaya diminta mendata ulang jika ada tambahan tukang becak yang harus diintervensi.

“Ini adalah bagian dari program pengadaan tahun 2025. Kami sudah minta data kepada Pak Wali Kota kalau masih ada tambahan lagi, karena di kota Surabaya ini relatif kan sudah sedikit hanya di tempat-tempat tertentu dan akan difokuskan di kota-kota atau tempat pariwisata,” tandasnya.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, operasional becak listrik ini akan diatur untuk melintas hanya di lokasi wisata, atau dari rumah/titik tertentu ke jalan raya.

“Tapi bagaimana dari titik itu menuju ke tempat jalan utama, kita masih ada becak.

Rencananya penempatan becak listrik di Kota Lama, Jalan Tunjungan, dan spot wisata lain.

Pelaksanaan masih akan dibahas, perkiraannya maksimal awal Februari 2026.

Sementara pendapatan dari tarif becak listrik sepenuhnya akan menjadi milik pengemudi becak.

“Sehingga kita akan laporkan apapun yang diberikan bantuan, maka kita harus mempertanggungjawabkan bantuan itu sehingga dampaknya apa yang akan dirasakan oleh penerima bantuan,” paparnya.

Sementara Yona Bagus Widyatmoko Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya yang hadir dalam penyerahan menilai becak dengan jarak tempuh 40 kilometer sekali charging itu sudah cukup mengakomodir kebutuhan pengemudi.

“Dengan kecepatan maksimal 15 km/jam sehingga becak ini relatif aman,” ungkapnya.

Ia berharap ada bantuan becak susulan untuk pengemudi lain yang belum menerima untuk peningkatan pendapatan.

“Harapannya dengan adanya program bantuan becak listrik kepada para pengemudi becak khususnya yang lansia ini maka ini bisa meningkatkan pendapatan dari para tukang becak yang ada di Kota Surabaya khususnya lansia,” paparnya.(lta/wld/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 22 Januari 2026
26o
Kurs