Kamis, 22 Januari 2026

Kemenhaj Jatim Sediakan 221 Kuota Petugas Haji Daerah

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) saat diwawancara awak media setelah pembukaan Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 yang digelar, Kamis (22/1/2026), di Asrama Haji Surabaya. Foto: Akira suarasurabaya.net

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur menyediakan 221 kuota untuk petugas haji daerah, dalam penyelenggaraan Ibadah Haji 2026.

Hal itu disampaikan langsung oleh Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) saat meninjau Seleksi Petugas Haji Daerah, Kamis (22/1/2026), di Asrama Haji Surabaya.

Namun, hingga saat ini baru ada 216 petugas yang mendaftar dan mengikuti seleksi. Bahkan dari jumlah itu, Gus Irfan sapaan akrabnya, mengungkap tidak semuanya lolos.

“Karena para petugas harus dipastikan lolos lewat seleksi terlebih dahulu. Mereka harus memenuhi kualifikasi, terutama untuk kebutuhan layanan umum dan kesehatan,” katanya.

Sementara di Jatim, lanjut Gus Irfan, kuota petugas kesehatan belum sepenuhnya terisi.

Menurut Gus Irfan, pengisian kuota untuk petugas layanan kesehatan perlu mendapat perhatian khusus. Karena, tidak bisa sekadar mengisi saja.

“Layanan kesehatan lebih kita seriusi supaya tidak ada lagi kejadian-kejadian yang terkait dengan kesehatan bagi jemaah haji kita,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kemenhaj melakukan proses seleksi petugas daerah secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (22/1/2026). Dalam jumlah keseluruhan, Kemenhaj menyediakan total 1.050 kuota petugas haji daerah.

“Sampai hari ini yang sudah tercatat mengikuti seleksi ada 1.455 peserta. Tapi dari jumlah itu akan kami seleksi lagi. Karena kuota kami hanya untuk 1.050 petugas saja,” tambahnya.

Adapun untuk kebutuhan petugas layanan umum dan kesehatan, menurut Gus Irfan jumlahnya masih seimbang. Hal itu karena, setiap kloter membutuhkan susunan petugas yang hampir sama.

“Kalau untuk perbandingannya antara umum dan kesehatan, saya rasa hampir sama. Karena di tiap kloter itu harus ada ketua kloter, ada penanggung kesehatan, dan pelayanan umum,” tutupnya.(kir/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 22 Januari 2026
26o
Kurs