Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur (Kemenhaj Jatim) menyebut bahwa target pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) telah melampaui 100 persen.
Asadul Anam Pelaksana Tugas (Plt.) Kanwil Kemenhaj Jatim menerangkan, hingga Kamis (22/1/2026), persentase jemaah yang melunasi Bipih tercatat sudah 104,23 persen.
“Update jemaah haji di Jatim yang sudah melunasi Bipih, sekarang ada 104,23 persen. Ini naik 0,47 persen dari pelunasan tahap II lalu,” katanya, Kamis (22/1/2026).
Meski telah melebihi 100 persen, Anam menyebut pihaknya tetap membuka pelunasan Bipih sampai dengan, Jumat (23/1/2026) besok, sebelum akhirnya ditutup.
Selain Jatim, target pelunasan nasional, kata Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) juga telah melampaui 100 persen yakni, 102 persen.
Meski begitu, alasan masih dibukanya pelunasan Bipih hingga besok, karena pihaknya ingin agar seluruh kuota haji bisa terisi maksimal dan menghindari kursi kosong saat penerbangan.
“Secara nasional sudah lebih dari 100 persen, tetapi masih ada tujuh daerah yang kuotanya belum terpenuhi. Karena itu, kami membutuhkan tambahan jemaah cadangan,” ungkapnya.
Menurutnya, jemaah cadangan dinilai sangat penting untuk mengantisipasi munculnya pembatalan mendadak, baik karena alasan kesehatan, meninggal dunia, maupun sebab lain yang tidak dapat dihindari.
Melalui perpanjangan pelunasan ini, pihaknya berharap seluruh kuota haji tahun 2026 dapat terpenuhi secara maksimal dan proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar sesuai rencana.(kir/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100
