Sabtu, 24 Januari 2026

Puluhan Motor Dikembalikan Dalam Tiga Hari Bazaar di Polrestabes Surabaya

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Muhammad Ilham Rakanda warga Wonorejo yang kehilangan motor pada awal Januari 2026. Tidak lebih dari 24 jam, motornya ditemukan Polsek Rungkut di Grobogan, Jawa Tengah. Foto: Akira suarasurabaya.net

Selama tiga hari gelaran Bazar Pengambilan Motor Curian di Polrestabes Surabaya, sejak Rabu (21/1/2026) sampai Jumat (23/1/2026) kemarin, puluhan motor telah kembali ke pemiliknya.

AKBP Erika Purwana Putra Kasat Samapta Polrestabes Surabaya menerangkan, sebanyak 84 unit motor telah diambil kembali oleh pemilik sahnya.

“Ya, update bazar pengambilan motor sampai hari ketiga, Jumat (23/1/2026) kemarin, totak sudah ada 84 motor yang kembali ke pemilik sahnya,” kata Erika ketika dikonfirmasi suarasurabaya.net, Sabtu (24/1/2026).

Erika kembali menekankan bahwa pengambilan motor ini tidak dipungut biaya apa pun, alias gratis. Mekanismenya, pemilik motor hanya perlu membawa bukti kepemilikan berupa, STNK, BPKB, atau surat tilang.

“Bukti kepemilikan itu nanti digunakan untuk verifikasi data jika pemilik sudah menemukan motornya di blok-blok yang disediakan,” terangnya.

Sementara Muhammad Ilham Rakanda (22), salah satu warga Surabaya yang telah membawa pulang kendaraannya, menyampaikan apresiasi atas kinerja pihak kepolisian, karena bergerak cepat untuk menemukan motornya.

Raka sapaan akrabnya, menceritakan kalau motor miliknya berhasil ditemukan kurang dari 24 jam di Grobogan, Jawa Tengah.

“Motor saya hilang di rumah pada 13 Januari 2026. Saat itu saya sedang tidur, terus dibangunin nenek sekitar pukul 04.30 WIB,” katanya, mengenang.

Ternyata, motor yang diparkir Raka di teras rumah itu diambil karyawannya sendiri, yang memang tinggal serumah dengannya.

“Saya punya counter perbankan di rumah dan menyediakan mes untuk karyawan juga,” tambahnya.

Saat tahu motornya hilang, Raka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rungkut dan mendapat respon cepat.

Pencarian motor Raka langsung dilakukan saat itu juga, berbekal akses GPS handphone-nya yang tertinggal di box motor.

“Di bagian depan motor saya ada box. Saat kejadian, saya lupa untuk mengeluarkan handphone beserta dompet yang berisi STNK dan kartu penting lainnya. Pencarian pihak kepolisian terbantu karena handphone saya tertinggal di box itu,” ungkapnya.

Setelah tahu posisi motor itu, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Polsek Grobogan untuk mengamankan pelaku.

“Saya dapat laporan dari Polsek Rungkut kalau motor itu sudah ditemukan di daerah Jawa Tengah tanggal 14 Januari 2026 pagi,” tuturnya.

Sebagai informasi, bazar ranmor di Polrestabes Surabaya digelar sejak Rabu (21/1/2026) hingga Jumat (30/1/2026).

Warga Kota Surabaya yang merasa kehilangan motor pada 2025, bisa datang ke Polrestabes Surabaya untuk mengecek apakah kendaraannya ikut dalam bazaar tersebut atau tidak. (kir/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 24 Januari 2026
27o
Kurs