Jumat, 30 Januari 2026

KONI Jatim: Sport Science Optimalkan Skill dan Kecepatan Atlet di SEA Games 2025

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Muhammad Nabil Ketua KONI Jawa Timur Setelah Penyerahan bonus digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Muhammad Nabil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur (Jatim) mengatakan saat ini pelatihan seluruh atlet menggunakan metode sport science. Artinya, seluruh pelatihannya berbasis keilmuan dan pengalaman.

“Mulai dari kekuatan, dari power, termasuk kecepatan dan kemampuan untuk melakukan, skill itu semuanya terukur. Semuanya terukur. Sampai kan kami ada ada tes fisik dulu,” kata Nabil setelah acara Penyerahan Bonus Atlet di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Melalui sport science, tes fisik atlet jadi lebih terukur. Di mana, setiap cabor memiliki ukurannya sendiri. Fungsinya untuk mengoptimasi kemampuan para atlet saat berkompetisi.

“Tes fisik itu bisa 1 bulan sampai 2 bulan sekali, anak-anak itu untuk dites fisiknya. Sit up-nya berapa kali. Standar untuk cabor ini sit up-nya sekian, push up-nya sekian. Kemudian VO2 max-nya Itu berapa, Itu semua terukur semua,” kata Nabil.

Sebagai informasi, VO2 max adalah volume atau jumlah maksimal oksigen yang dapat digunakan tubuh per menit per kilogram berat badan.

Soal efektivitas penggunaan sport science untuk meningkatkan prestasi atlet Jawa Timur, Nabil belum mengetahui. Karena pengukuran tersebut jadi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) di pengurusan pusat.

Sports Science merupakan disiplin ilmu dalam proses mencapai prestasi olahraga dan kebugaran yang prima. Sports science terdiri dari ragam disiplin ilmu, diantaranya fisiologi, biomekanika, nutrisi, strength and conditioning, serta manajemen olahraga.

Sebelumnya Jatim menjadi kontributor terbesar kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. Dari total 134 atlet, Jawa Timur berhasil menyumbang 99 medali, dengan rincian 34 emas, 35 perak, dan 30 perunggu.

Jawa Timur sendiri menjadi penyumbang 34 persen medali emas Indonesia pada SEA Games 2025. (lea/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 30 Januari 2026
28o
Kurs