Jumat, 30 Januari 2026

Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya Mantan Menteri KLHK, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Syarief Sulaeman Nahdi (kedua dari kanan) Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung memberikan keterangan pers di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto: Antara

Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan penggeledahan rumah Siti Nurbaya Bakar mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta. Langkah itu merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola kebun dan industri kelapa sawit.

“Saya benarkan bahwa memang ada penggeledahan beberapa waktu lalu. Itu adalah penyidikan tata kelola kebun dan industri kelapa sawit,” kata Syarief Sulaeman Nahdi, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta, saat dilansir dari Antara, Jumat (30/1/2026).

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang bukti elektronik. Meski demikian, Kejagung menegaskan Siti Nurbaya belum diperiksa dalam perkara ini.

“Kami kalau menyidik itu bisa memeriksa saksi, bisa mengumpulkan alat bukti. Cara salah satunya adalah penggeledahan. Setelah dilakukan itu, kami akan meneliti dahulu, kita pelajari dahulu yang kita dapat ini (barang bukti), baru nanti kita lakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Syarief memastikan pemeriksaan terhadap Siti Nurbaya akan dijadwalkan setelah penyidik mempelajari barang bukti yang telah disita.

Selain rumah mantan Menteri KLHK tersebut, penyidik juga menggeledah lima lokasi lain pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), meski Kejagung belum mengungkap detail lokasi-lokasi itu.

Terkait isu penggeledahan rumah anggota DPR RI, Syarief mengaku belum memperoleh laporan pasti.

“Itu saya belum monitor. Memang ada beberapa tempat. Tapi, kalau yang namanya anggota DPR itu, saya belum monitor,” pungkasnya.(ant/ris/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 30 Januari 2026
27o
Kurs