Minggu, 1 Februari 2026

Persebaya Waspada Kecepatan Dewa United, Fokus Jaga Ruang dan Transisi

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Mikael Tata menendang bola dihalangi oleh Egy Maulana Vikri dalam laga Persebaya lawan Dewa United di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada Jumat (21/2/2025). Foto: Media Persebaya

Bernardo Tavares pelatih Persebaya Surabaya menyadari ancaman besar berupa kecepatan yang dimiliki para pemain Dewa United jelang pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Minggu (1/2/2026) malam.

Tavares menilai Dewa United merupakan tim kuat dan patut diwaspadai. Terutama ketika klub berjuluk Deluxe Unicorn itu berada di area final third hingga kotak penalti, yang bisa mengancam gawang.

Selain permainan tim, Tavares juga menyatakan bahwa Dewa United juga punya kualitas individu yang menonjol. Namun demikian, ia menekankan pentingnya kepercayaan terhadap kekuatan skuad sendiri.

“Ya, itu benar. Mereka memiliki pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan. Mereka tim yang kuat. Tapi kami juga harus percaya pada skuad kami,” ucap pelatih asal Portugal itu.

Menurut Tavares, kunci pertandingan terletak pada konsistensi perilaku tim di semua fase permainan, mulai dari bertahan, menyerang, transisi, hingga situasi bola mati. Oleh karena itu, ia menekankan pada pemain Persebaya untuk disiplin menjaga ruang dan tidak memberi kesempatan lawan untuk melepaskan tembakan.

“Jika kami memiliki perilaku yang baik di semua momen pertandingan, jika kami tidak memberikan ruang, dan tidak membiarkan mereka menembak, kami punya peluang. Mereka punya pemain penentu, tapi di bagian kuat mereka, kami juga harus kuat,” ucapnya.

Ia mengakui laga lawan Dewa United tidak akan mudah. Deluxe Unicorn datang dengan motivasi tinggi setelah meraih hasil positif dalam pertandingan sebelumnya. Namun, Persebaya juga membawa modal kemenangan yang dinilai penting untuk menambah kepercayaan diri tim.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka akan sangat termotivasi, tetapi kami juga harus memiliki motivasi tinggi. Saya percaya suporter akan datang mendukung kami,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung catatan pertemuan kedua tim, di mana Persebaya sudah tiga tahun tidak meraih kemenangan atas Dewa United. Kondisi tersebut melecut dirinya untuk memutus tren negatif.

“Jadi, kami harus melakukan yang terbaik untuk mengubah ini,” tukasnya.

Persebaya saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara Super League dengan raihan total 31 poin, hasil dari delapan kali menang, tujuh kali imbang, dan tiga kali kalah.

Sedangkan Dewa United saat ini berada di peringkat kesepuluh klasemen Super League dengan koleksi 23 poin hasil dari tujuh kali menang, dua kali imbang, dan sembilan kali kalah. (ris/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 1 Februari 2026
30o
Kurs