Sabtu, 7 Februari 2026

Thrifting Aman: Cuci Pakaian Bekas dengan Air Panas dan Deterjen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi pakaian bekas. Foto: Pixabay

Masyarakat diimbau agar membersihkan pakaian bekas atau thrifting secara menyeluruh sebelum digunakan. Langkah ini penting untuk menekan risiko penularan penyakit kulit.

Menurut dr. Fitria Agustina spesialis kulit dan kelamin, pencucian dengan deterjen memang dapat mengurangi jumlah kuman. Namun pakaian bekas sebaiknya mendapatkan perlakuan tambahan agar lebih aman.

“Mencuci dengan deterjen memang membantu menurunkan risiko, tetapi untuk pakaian bekas hasilnya akan lebih aman bila disertai perlakuan tambahan,” ujarnya dilansir dari Antara pada Sabtu (7/2/2026).

Dia menyarankan agar pakaian bekas dicuci menggunakan air panas dengan suhu sekitar 60 derajat Celsius atau lebih, jika bahan kain memungkinkan. Suhu tinggi efektif menurunkan keberadaan jamur, tungau, dan kutu di serat kain.

Selain pencucian, dia juga menyarankan pengeringan dengan mesin panas atau dijemur langsung di bawah sinar matahari. Penyetrikaan juga dianjurkan sebagai langkah tambahan untuk meminimalkan risiko paparan mikroorganisme.

Menurutnya, kombinasi deterjen dan paparan panas jauh lebih efektif dibanding mencuci dengan air suhu rendah, terutama untuk pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit. Imbauan ini penting karena jamur dan parasit dapat bertahan di kain dalam kondisi lembap.

Kebijakan pemerintah mendukung langkah perlindungan ini. Budi Santoso Menteri Perdagangan menegaskan, impor pakaian bekas dilarang untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di dalam negeri.

“Melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 47 Tahun 2025, pakaian bekas dengan pos tarif HS 6309.00.00 termasuk barang yang dilarang impor,” jelas Budi dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2/2026). (ant/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 7 Februari 2026
27o
Kurs