Harga pangan di tingkat konsumen secara nasional menunjukkan tren penurunan pada awal pekan ini.
Data terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin (9/2/2026) pagi, mencatat sejumlah komoditas strategis mengalami koreksi harga, mulai dari cabai hingga daging sapi.
Cabai rawit merah turun tipis menjadi Rp68.836 per kilogram, sedangkan bawang merah mencatat harga Rp38.246 per kilogram.
Beras juga mengalami fluktuasi harga. Beras premium turun menjadi Rp15.383 per kilogram, beras medium Rp13.255 per kilogram, dan beras SPHP turun tipis menjadi Rp12.367 per kilogram. Sementara itu, beras khusus lokal justru naik tipis ke Rp15.829 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi murni tercatat Rp136.274 per kilogram, turun Rp1.000 dari sebelumnya. Daging ayam ras menjadi Rp38.518 per kilogram, sedangkan telur ayam ras turun menjadi Rp30.025 per kilogram. Daging kerbau beku impor mengalami penurunan signifikan hingga Rp101.917 per kilogram.
Dilansir dari Antara, komoditas lain juga menunjukkan penurunan harga, termasuk jagung peternak Rp6.377 per kilogram, kedelai impor Rp10.876 per kilogram, dan bawang putih Rp37.649 per kilogram. Cabai merah keriting tercatat Rp38.866 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun ke Rp36.192 per kilogram.
Sektor minyak dan gula juga ikut terkoreksi. Minyak goreng kemasan turun menjadi Rp20.592 per liter, minyak goreng curah Rp17.213 per liter, dan minyakita Rp17.089 per liter. Gula konsumsi tercatat Rp18.008 per kilogram.
Selain itu, tepung terigu curah Rp9.408 per kilogram dan kemasan Rp12.447 per kilogram, sementara harga ikan kembung, tongkol, dan bandeng juga mengalami penyesuaian masing-masing menjadi Rp45.582, Rp36.204, dan Rp33.878 per kilogram. Garam konsumsi tercatat Rp11.104 per kilogram. (ant/saf/iss)







