Selasa, 24 Februari 2026

Ramadan di Pengungsian, Warga Aceh Tamiang Bertahan di Tenda Darurat

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Tenda milik Sunarti yang menjadi tempat tinggal sementara di Desa Banai, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (24/2/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Rasa tidak nyaman dan hawa panas jadi makanan sehari-hari Sunarti yang sudah dua bulan ini tinggal di tenda pengungsian di Desa Banai, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dia terpaksa tinggal di tenda berukuran sekitar 4,5 x 4,5 meter itu bersama suami dan anaknya karena rumahnya tersapu habis dalam banjir banda pada November 2025 kemarin.

Pantauan suarasurabaya.net, satu tenda itu berisi kasur yang muat untuk 3-4 orang. Kemudian juga ada tumpukan pakaian di sudut tenda. Selain itu di area belakang juga dipasang terpal yang digunakan sebagai dapur dan tempat mencuci.

“Sudah dua bulan ini tinggal di sini, ya begini kondisinya,” ujar Sunarti.

Selama Bulan Ramadan, Sunarti banyak menghabiskan waktunya untuk menyiapkan menu buka puasa dan sahur di dapur umum yang didirikan Lazisnu Jatim tepat di samping tenda Sunarti.

BACA JUGA: Dapur Umum Lazisnu Jatim Mulai Beroperasi, Sediakan 200 Porsi untuk Buka Puasa dan Sahur

“Alhamdulillah ada dapur umum ini, jadi selama puasa kebutuhan makanan warga sekitar bisa dibantu,” ungkapnya.

Dia menyebut selama ini dia bersama warga lain yang masih tinggal di tenda menanti janji pemerintah untuk menyediakan hunian layak berupa hunian sementara (huntara) atau hunian tetap (huntap).

Sunarti berharap supaya pemerintah lebih memperhatikan nasib warga yang belum mendapat hunian layak.

“Kemarin dijanjikan (huntara) sebelum Ramadan. Kalau bisa waktu Hari Raya kita sudah dapat, jangan sampai kita lebaran di tenda,” ungkapnya. (wld/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 24 Februari 2026
28o
Kurs