OpenAI resmi menghentikan operasional aplikasi Sora, layanan pembuatan video berbasis AI generatif yang baru diluncurkan tahun lalu.
Keputusan ini diumumkan secara mendadak tanpa penjelasan rinci mengenai alasan penghentian.
Dalam pernyataan resminya melalui platform X, tim Sora menyampaikan ucapan perpisahan kepada para pengguna dan komunitas kreator.
“Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang berkarya bersama Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekitarnya: terima kasih,” tulis tim tersebut.
Mereka juga memastikan akan memberikan informasi lanjutan terkait jadwal penghentian layanan, termasuk akses aplikasi, API, serta mekanisme penyimpanan karya pengguna. Hingga kini, OpenAI belum memberikan tanggapan tambahan terkait keputusan tersebut.
Pengumuman ini muncul hanya beberapa bulan setelah kerja sama besar antara OpenAI dan The Walt Disney Company diumumkan.
Dalam kesepakatan lisensi selama tiga tahun, Sora dirancang untuk mampu menghasilkan video berbasis permintaan dengan memanfaatkan lebih dari 200 karakter dari waralaba populer seperti Disney, Marvel, Pixar, dan Star Wars.
Rencana awalnya, teknologi ini akan menghadirkan video “berbasis kreativitas penggemar” pada 2026, termasuk integrasi kurasi konten di platform Disney+.
Namun, kerja sama tersebut akhirnya dibatalkan, termasuk rencana investasi senilai 1 miliar dolar AS dari Disney ke OpenAI.
Pihak Disney menyatakan menghormati keputusan OpenAI untuk menghentikan pengembangan video berbasis AI dan mengalihkan fokus perusahaan ke prioritas lain. (ant/mar/saf/ipg)










