Steve Witkoff Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah mengatakan bahwa AS akan melangsungkan pertemuan dengan Iran yang direncanakan pekan ini.
Rencana pertemuan tersebut menyusul keinginan Donald Trump Presiden AS atas kesepakatan damai dengan Iran di tengah serangan AS-Israel yang belum berhenti.
“Kami memperkirakan akan ada pertemuan pekan ini dan tentu berharap hal itu terwujud. Kapal-kapal mulai melintas, ini merupakan tanda positif, dan saya rasa presiden menginginkan kesepakatan damai,” ucap Steve Witkoff pada Jumat (27/3/2026) di sebuah forum investasi di Miami.
Ia menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk negosiasi dan pihaknya tidak akan berhenti mengupayakan negosiasi tersebut hingga seluruh prosesnya tuntas.
Di sisi lain, secara terpisah, Trump mengklaim bahwa Iran menginginkan adanya pembicaraan antara Iran dan AS.
“Mereka dihancurkan. Mereka ingin bicara, dan kami juga menginginkannya, sekarang mereka ingin membuat kesepakatan,” ujar Trump, dilansir dari Antara.
Marco Rubio Sekretaris Luar Negeri Amerika Serikat mengungkapkan Washington memprediksi operasi militer AS terhadap Iran akan selesai dalam hitungan pekan. Ia menambahkan tujuan AS dapat diraih tanpa adanya pengerahan pasukan di lapangan.
Sebagai informasi, AS dan Israel melayangkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari yang merenggut lebih dari 1.340 korban jiwa.
Serangan tersebut dibalas oleh Iran dengan kiriman drone serta rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang memiliki pangkalan militer AS. Imbasnya, korban jiwa berjatuhan dan infrastruktur di beberapa titik mengalami kerusakan.
Beberapa penerbangan sempat mengalami gangguan hingga ketidakstabilan pasar global seperti kenaikan harga energi serta hambatan pengiriman melalui Selat Hormuz. (ant/vve/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
