Senin, 30 Maret 2026

Balon Udara Liar Bisa Ganggu Penerbangan, Kemenhub Beri Peringatan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi balon udara melewati bulan yang mulai muncul saat matahari terbenam dekat Encinitas, California, Amerika Serikat. Foto: Reuters

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengingatkan masyarakat akan risiko serius balon udara liar yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan, terutama selama arus balik Lebaran 2026.

Ernita Titis Dewi Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kemenhub menekankan pentingnya menjaga keamanan ruang udara di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Balon udara yang diterbangkan secara liar bisa memasuki jalur penerbangan dan membahayakan keselamatan pesawat. Risiko ini nyata dan harus menjadi perhatian bersama,” ujar Titis pada Minggu (29/3/2026).

Fenomena balon udara tanpa kendali kerap muncul saat momentum Lebaran Ketupat, dan meski menjadi bagian dari budaya serta daya tarik pariwisata, Titis menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan keselamatan harus menjadi prioritas.

Menurut Titis, aktivitas balon udara hanya diperbolehkan jika memenuhi ketentuan tertentu, seperti diterbangkan secara tertambat dan tidak mengganggu jalur penerbangan.

Setiap kegiatan juga harus berada di bawah pengawasan dan koordinasi otoritas terkait agar tetap aman dan terkendali. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi sesuai regulasi penerbangan yang berlaku.

“Kami terus bekerja memastikan perjalanan masyarakat berlangsung selamat dan lancar. Namun, kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam mengikuti aturan serta imbauan menjadi kunci utama keberhasilan kita bersama,” tambah Titis dilansir dari Antara.

Kemenhub menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi nasional, termasuk mencegah gangguan penerbangan akibat balon udara liar. (ant/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 30 Maret 2026
26o
Kurs