Senin, 30 Maret 2026

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Menhub Soroti Pelabuhan hingga Rest Area

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Ilustrasi antrean kendaraan yang hendak menaiki kapal di Pelabuhan Gilimanuk. Foto: PT ASDP Indonesia Ferry

Usai berakhirnya masa mudik Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan melakukan sejumlah evaluasi. Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan mengatakan, evaluasi bakal dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari kepadatan lalu lintas ke arah pelabuhan. Di mana penggunaan kapal yang lebih besar dipertimbangkan ke depannya.

“Menyiapkan buffer zone yang memadai sehingga bisa mengatur flow, dari kendaraan-kendaraan yang akan memasuki pelabuhan, kami juga mempertimbangkan dan akan meminta kepada operator untuk mengganti ukuran dari kapal yang melayani penyeberangan,” ujar Dudy kepada awak media di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Selain itu juga soal penuhnya rest area di jalan Tol. Meski terjadi antrean masuk di rest area selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Dudy mengklaim volume kendaraan tak terlalu padat dan sesuai dengan ekspektasi pemerintah.

“Kemudian berkaitan dengan kepadatan di jalan tol, kami akan melakukan evaluasi khususnya berkaitan dengan rest area. Jadi sebenarnya kalau dilihat dari tingkat kepadatan, tidak padat sesuai dengan ekspektasi dan sesuai dengan perkiraan. Hanya memang keberadaan rest area, kemudian flow di rest area, perlu kita evaluasi untuk tahun-tahun ke depan,” terangnya.

Dudy menganggap evaluasi ini penting untuk meningkatkan pelayanan mudik Lebaran di tahun berikutnya.

“Harapannya bahwa dengan perbaikan-perbaikan tersebut kita bisa melakukan pelayanan yang lebih baik,” imbuhnya.

Kementerian Perhubungan mencatat, total ada 147,55 juta orang yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Dudy mengatakan, ada kenaikan 2,53 persen dari hasil survei.

“Untuk perjalanan selama lebaran, jumlah orang yang melakukan perjalanan adalah sebesar 147,55 juta. Terjadi kenaikan sebesar 2,53 persen dari survei yang kami lakukan sebesar 143,92 juta orang. Secara umum penyelenggaraan angkutan umum mengalami kenaikan sebesar 10,87 persen dibanding tahun kemarin,” ujarnya. (lea/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 30 Maret 2026
28o
Kurs