Senin, 30 Maret 2026

Pemkot Surabaya Akan Terapkan Lagi Naik Transportasi Umum, Selain WFH untuk Hemat BBM

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat diwawancarai media di depan ruang rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Senin (30/3/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menerapkan lagi kebiasaan naik transportasi umum selain mengikuti kebijakan work from home (WFH) dari pemerintah pusat untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM).

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, soal kebijakan WFH masih menunggu arahan Prabowo Subianto Presiden RI.

Sementara ini, pemkot masih menjalankan work from anywhere (WFA) dengan catatan lokasi kerja ASN untuk melayani publik seperti di balai RW.

“Kenapa dulu yang dia (ASN) kerja di balai RW itu adalah mereka yang punya rumah terdekat di sana. Jadi tidak ngantornya di mana. Di pemerintah kota, di balai kota, tapi ngantornya di balai RW. Jadi terkait dengan WFH ini kita nunggu arahan Presiden,” bebernya.

Tapi rencanaya pemkot juga akan menjalankan satu hari naik transportasi umum.

“Maka seperti tahun sebelumnya dari yang pernah pernah kita lakukan, maka nanti satu hari kita akan ambil yang namanya pegawai negeri yang ngantornya di Balai Kota Surabaya atau di kantor manapun tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi tapi menggunakan kendaraan umum,” katanya, Senin (30/3/2026).

Bagi ASN yang bertempat tinggal dekat dengan balai RW, diminta naik sepeda.

“Hari Jumat insyaAllah,” ungkapnya.

Rencana sementara penerapan kebiasaan itu dihari Jumat, namun akan kembali disesuaikan jika hari Jumat merupakan hari yang dipilih pemerintah pusat untuk menerapkan WFH.

Namun ia usul agar WFH tidak mendekati Sabtu-Minggu atau hari libur.

“Sehingga apa, bisa mengontrol bagaimana itu hasil pekerjaannya seperti apa. Tapi kembali lagi kalau itu sudah ditetapkan oleh kementerian hari apa, maka semua daerah harus mengikuti. Tapi kami memang berharapnya tidak di hari mendekati liburan atau sesudah liburan,” bebernya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Airlangga Hartarto Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian memastikan kebijakan work from home (WFH) akan ditetapkan pada bulan Maret.

Pemerintah sebelumnya memastikan kebijakan WFH mulai diterapkan setelah Lebaran, sebagai upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia. Airlangga sendiri menyatakan kebijakan ini berlaku bagi ASN dan diimbau pula untuk sektor swasta. (lta/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 30 Maret 2026
26o
Kurs