Kamis, 2 April 2026

Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dapat Penghormatan dari Pemerintah RI dan PBB

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). Foto: UN Peacekeeping

Pemerintah Republik Indonesia dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memberikan penghargaan serta santunan kepada tiga orang Prajurit TNI yang gugur waktu bertugas sebagai Pasukan Perdamaian di Lebanon.

Ketiga Prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan tugas mulia di daerah konflik adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon.

Jenderal TNI Agus Subiyanto Panglima TNI mengatakan, ketiga Prajurit TNI yang gugur itu mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Operasi Militer selain Perang (KPLB OMSPA).

Dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026), di Jakarta, Jenderal Agus bilang, ketiga Prajurit TNI juga mendapatkan Medali Dag Hammarskjold.

“Medali tersebut merupakan penghargaan anumerta tertinggi dari PBB untuk personel militer, polisi, atau warga sipil yang gugur waktu menjalankan misi penjaga perdamaian PBB,” ujarnya.

Selain mendapatkan penghormatan, Panglima TNI bilang ahli waris ketiga Prajurit TNI yang gugur berhak menerima santunan, masing-masing senilai Rp1,8 miliar.

“Almarhum Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar mendapat santunan Rp1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan Rp1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon Rp1.854.075.205,” imbuh Panglima TNI.

Santunan itu terdiri dari nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk dua orang anak, dan santunan kematian dari PBB.

Berikutnya, Dana Watzah (santunan dari TNI AU), Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), dana personal accident, dan santunan gugur dari perbankan.

Keluarga Prajurit TNI yang gugur di Lebanon juga mendapat hak gaji terusan selama 12 bulan yang terdiri dari gaji pokok, uang lauk pauk (ULP), tunjangan jabatan, serta pensiun janda sesudah gaji terusan selesai dibayarkan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga Prajurit TNI dalam misi perdamaian di Timur Tengah.

RI 1 memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan mereka yang menjalankan tugas dengan gagah berani atas nama negara.

Sekadar informasi, Minggu (29/3/2026), Praka Farizal Rhomadon seorang personel penjaga perdamaian dari TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), gugur akibat ledakan di dekat Aadshit al-Qusayr.

Lalu, Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang merupakan bagian dari Sector East Mobile Reserve (SEMR), gugur akibat ledakan pada hari Senin (30/3/2026), waktu mengawal konvoi kendaraan UNIFIL di wilayah Lebanon Selatan.(rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 2 April 2026
28o
Kurs