Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya melakukan rotasi lagi, 78 pejabat pemkot Eselon II, III, dan IV pagi ini, Kamis (2/4/2026) setelah sebelumnya Januari 2026.
Menurutnya rotasi ini memastikan kinerja pejabat sesuai kemampuan, untuk percepatan pembangunan dan loyalitas pada masyarakat Surabaya.
“Bukan loyalitas kepada Wali Kota, bukan loyalitas kepada wakil Wali Kota, bukan loyalitas kepada Sekda, tapi loyalitasnya satu kepada masyarakat Surabaya,” ungkapnya usai pelantikan pejabat pemkot, Kamis (2/4/2026).
Salah satu indikator keberhasilan kinerja pejabat pemkot, kata Eri, Kampung Pancasila yang berjalan di setiap RW sehingga tidak ada lagi warga miskin dan stunting.
“Maka saya berharap itu yang ada perubahan-perubahan yang bisa dilakukan pada hari ini,” ungkapnya lagi.
Beberapa posisi kepala dinas sementara tetap kosong, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Dinas Perhubungan, RSUD Soewandhie, dan RSUD Bhakti Dharma Husada, akan dilelang, namun diisi pelaksana tugas sementara.
“Kalau saya hari ini tidak gegabah untuk mengangkat orang. Tapi lebih baik di Plt sampai dilihat hasilnya, setelah itu sampai dibuka lelangnya,” jelasnya.
Alasan lelang tidak gegabah dibuka, untuk memastikan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjabat punya output dan outcome atau hasil kinerja yang sesuai target.
Beberapa catatan kinerja yang ia minta, parkir non tunai harus berjalan, Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang harus memenuhi standar, lalu kebijakan satu data warga sebagai acuan intervensi untuk masyarakat harus berjalan.
“Satu minggu harus selesai. Jadi setiap kita karena durasi ini sudah lama, sudah setahun lebih. Cuma kok molor-molor terus saya ajak warga Surabaya. Maka harus selesai di satu minggu ke depan. Kalau tidak Pak Sekda nanti akan melakukan evaluasi. Kalau Pak Sekda sungkan-sungkan tidak melakukan evaluasi, yang saya evaluasi Sekda saja,” tuturnya.
Ia menekankan setiap kepala OPD akan dievaluasi per bulan, lalu akan diganti jika dalam kurun waktu 3 bulan tidak mampu mencapai target kinerja.
Diketahui, total pejabat yang dilantik sebanyak 78 orang, terdiri dari tujuh pejabat eselon II atau JPT Pratama, serta 71 pejabat dari eselon III dan eselon IV.
Sedangkan daftar 7 pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Surabaya yang masuk daftar rotasi berikut:
1. Eddy Christijanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berganti menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
2. Antiek Sugiharti sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menjadi Kepala Dinas Sosial
3. Nanik Sukristina sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
4. dr. Billy Daniel Messakh sebelumnya Dirut RSUD dr Soewandhi menjadi Kepala Dinas Kesehatan
5. Drs. Dedik Irianto sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan
6. Maria Theresia Ekawati Rahayu sebelumnya Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
7. Irvan Wahyudrajad sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.(lta/kir/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
