Jumat, 3 April 2026

Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Terpilih Lewat Voting Parlemen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Jenderal Min Aung Hlaing, pemimpin junta Myanmar yang menggulingkan pemerintahan terpilih dalam kudeta pada 1 Februari 2021, memimpin parade militer pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar pada 27 Maret 2021. Foto: Reuters

Min Aung Hlaing pemimpin junta Myanmar, resmi terpilih sebagai presiden pada Jumat (3/4/2026). Ia memenangkan pemungutan suara parlemen dengan selisih suara yang telak.

Kemenangan ini memperkuat cengkeramannya atas kekuasaan politik, lima tahun setelah kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan sipil.

Dilansir dari Reuters, pemilihan itu menandai transisi yang telah lama dipersiapkan oleh militer Myanmar, dari kepemimpinan junta menuju pemerintahan yang secara formal berlabel sipil.

Namun, proses ini menuai kritik luas dari komunitas internasional yang menilai pemilu sebelumnya tidak demokratis dan hanya menjadi alat legitimasi kekuasaan militer.

Min Aung Hlaing, jenderal berusia 69 tahun, meraih 429 suara. Ia mengungguli pesaingnya, Nyo Saw, yang memperoleh 126 suara.

Dukungan solid datang dari Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan serta anggota parlemen dari unsur militer.

Kenaikan Min Aung Hlaing ke kursi presiden terjadi di tengah situasi domestik yang belum stabil sejak kudeta 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin Aung San Suu Kyi.

Kudeta tersebut memicu gelombang protes besar yang kemudian berkembang menjadi konflik bersenjata antara junta dan kelompok perlawanan di berbagai wilayah.

Langkah menuju kursi presiden juga diiringi dengan restrukturisasi di tubuh militer. Beberapa hari sebelum pemungutan suara, Min Aung Hlaing menunjuk Ye Win Oo, mantan kepala intelijen yang dikenal sebagai loyalisnya, untuk memimpin angkatan bersenjata.

Di sisi lain, China sebagai sekutu lama militer Myanmar, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Min Aung Hlaing. Beijing juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan baru dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di negara tersebut. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 3 April 2026
30o
Kurs