Puluhan bangunan liar yang diduga menjadi penyebab banjir di Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur mulai ditertibkan pada Rabu (8/4/2026) hari ini.
Agustin Halomoan Sinaga Kepala Satpol PP Gresik menjelaskan, penertiban dilakukan karena bangunan liar yang sudah dijadikan warung tersebut berdiri di atas saluran air yang diduga menyebabkan banjir. Ia menyebut sebanyak 43 bangunan yang akan didisiplinkan.
“Bangunan-bangunan liar di atas saluran air yang selama ini diindikasikan menjadi akibat kebanjiran. Bangunan ada yang semi permanen, ada yang permanen maupun ada yang dari kayu ataupun dari batu bata dan ditembok,” jelasnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (8/4/2026).

Penertiban dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Diskoperindag melalui beberapa tahapan, sebelum akhirnya dilakukan eksekusi dengan merobohkan bangunan sebagai upaya dari penertiban.
Sinaga menyebut, pihaknya sudah mengikuti SOP yang berlaku sebelum melakukan tindakan. Seperti memberikan peringatan berkala kepada pihak warung dan atas izin pihak berwenang.
“Dapat laporan dari Dinas PU, ada aduannya dari masyarakat di sini lewat kepala desa bahwa sekitar sini kalau musim penghujan atau hujan airnya meluber,” ujarnya.
Eksekusi tersebut merupakan lanjutan dari pendisiplinan yang sebelumnya sudah dilakukan sebelum Lebaran 2026 lalu.
“Ini sebenarnya sudah lama. Jadi (eksekusi) dilakukan sekarang karena kami memberi kesempatan untuk membongkar sendiri dulu. Sudah mulai peringatan 1, 2, 3. Kami sesuai SOP yang ada,” paparnya.
Diketahui, berdasarkan data desa, sebanyak 15 warung dari total 43 warung merupakan bangunan warga desa sekitar.
Sinaga menambahkan, setelah penertiban ini, tim gabungan juga akan melanjutkan tindakan ke beberapa titik bangunan liar lainnya.
Sebagai informasi, penertiban dilakukan dengan menggunakan sejumlah alat berat. Rencananya, penertiban akan berlangsung hingga sore hari ini. Oleh sebab itu, Sinaga mengimbau pengendara agar menghindari kawasan tersebut untuk sesaat. (mar/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
