Rabu, 29 April 2026

PBB Ungkap Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok 95 Persen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Selat Hormuz adalah jalur laut paling vital bagi energi global, di mana sekitar 20 persen konsumsi minyak mentah dunia melintas setiap hari. Foto: Reuters

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan terjadi penurunan drastis aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, menyusul konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang memicu gangguan besar pada jalur perdagangan global.

Stephane Dujarric juru bicara Sekretaris Jenderal PBB menyebutkan bahwa volume kapal yang melintasi jalur strategis tersebut anjlok hingga lebih dari 95 persen sejak akhir Februari.

“Transit kapal yang terkait dengan Selat Hormuz menurun sebesar 95,3 persen sejak 28 Februari, sementara harga pangan komoditas naik 6 persen dan harga minyak mentah untuk Eropa meningkat 53 persen,” ujar Dujarric dilansir dari Anadolu, Rabu (29/4/2026).

Dujarric menyoroti ketika AS dan Israel mulai melakukan serangan besar-besaran di seluruh wilayah Iran. Serangan itu mendorong Iran untuk melakukan serangan balasan dengan melayangkan rudal serta drone.

Tak cukup sampai situ saja, Iran juga mengumumkan penutupan jalur air vital strategis dunia tersebut.

Selat Hormuz adalah salah satu titik rawan energi paling penting di dunia dengan sekitar seperlima pasokan minyak global melewatinya setiap hari sebelum dimulainya perang.

Jalur perairan tersebut mengalami gangguan sejak awal Maret usai pecahnya perang. Konflik saat ini ditangguhkan di bawah gencatan senjata, sementara upaya diplomatik terus dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang berkelanjutan.

Namun, di tengah situasi gencatan senjata, Donald Trump Presiden AS justru mengambil langkah kontras dengan memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran. Kebijakan ini diterapkan sebagai respons atas tindakan Teheran yang kerap mencegat serta mengganggu kapal yang melintas di Selat Hormuz tanpa izin mereka, sehingga memperkeruh situasi di jalur pelayaran strategis tersebut. (mar/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 29 April 2026
33o
Kurs