Sabtu, 10 Oktober 2026

Menkomdigi Mengecam Penahanan Para Jurnalis dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi). Foto: Komdigi

Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, yang sedang berada diperjalanan menuju Gaza, Palestina.

Rombogan tersebut membawa tiga jurnalis asal Indonesia yang menjalankan tugas jurnalistik, yaitu Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

“Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua,” ucap Menkomdigi, Selasa (19/5/2026), seperti dilaporkan Antara.

Ia mengatakan bahwa para jurnalis yang dikirim mendapat tugas untuk menyampaikan suara kemanusiaan dan fakta kepada publik, harus dihormati dan diberi ruang aman.

Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, setidaknya ada 10 kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang ditahan oleh aparat Israel, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Sampai saat ini, kapal yang membawa para jurnalis tersebut belum dapat dihubungi dan status para awak kapal belum diketahui secara pasti.

Menkomdigi mendukung upaya diplomatik Kemlu RI untuk memastikan perlindungan penuh dan keselamatan seluruh WNI yang menjadi bagian dari rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, yang menghadapi krisis kemanusiaan akibat serangan Israel.

“Kemkomdigi akan terus berkoordinasi dengan Kemlu dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan dan mendukung langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia dalam misi tersebut,” ujarnya.

Kemlu RI juga menyatakan telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan segala upaya perlindungan dan pemulangan WNI yang berpartisipasi dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bila diperlukan.

“Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar senantiasa diberikan keselamatan,” tutur Meutya Hafid. (ant/rzl/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
29o
Kurs