Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya akan melaksanakan ibadah haji per hari ini, Selasa (19/5/2026).
Ia memberikan sejumlah tugas ke jajarannya untuk melanjutkan penanganan keluhan warga yang masuk melalui hotline harus selesai dalam waktu 1×24 jam.
“Maka keluhan masyarakat tidak boleh lebih, tetap harus tetap, 1×24 jam,” katanya dikutip Selasa (19/5/2026).
Eri menunjuk Armuji Wakil Wali Kota Surabaya sebagai pelaksana harian (Plh) untuk memastikan selama 2 minggu ia ibadah haji, sistem penanganan keluhan ini berjalan.
“Terus yang kedua, bagaimana pelayanan publik kita cepat atau tidak? Karena itu tadi saya bermimpi, bukan bermimpi dan harus terwujud. Surabaya bukan tergantung dari wali kotanya,” bebernya.
Ia menyebut sudah memberikan pengarahan menyeluruh ke jajaran sebelum berangkat untuk menekankan sistem ini jadi penentu keberhasilan pemerintah.
Selain melalui hotline, ia juga menekankan jajaran harus memastikan program lain berjalan, 1 nakes 1 RW. “Harus sudah bisa berjalan ketika saya pulang haji,” ungkapnya.
Termasuk 1 ASN 1 RW harus berjalan efektif untuk memastikan permasalahan di setiap wilayah tertangani.
“Semua masalah berhenti di dalam RW. Apa maksudnya? Mereka tidak berbicara kepada saya. semakin banyak hotline yang masuk ke saya, berarti masih sistem belum berjalan. Maka keberhasilan kepala dinas ini adalah ketika hotline yang masuk di saya itu semakin sedikit terkait dengan pelayanan publik. Maka harusnya berhenti di RW,” paparnya.
Ia menyebut keberhasilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai berdasarkan program-program yang mampu mereduksi keluhan warga agar tidak masuk ke hotline.
“Maka itu teman-teman saya sampaikan kalau semakin banyak hotline yang masuk berarti semakin banyak yang tidak ditindaklanjuti maka semakin berkurang nilainya kepala dinas untuk mencapai output dan outcome sebuah pekerjaan,” tandasnya.(lta/wld/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

