Minggu, 18 Oktober 2026

CELIOS Sebut Bersih-Bersih BGN Bisa jadi Sinyal Positif Bagi Investor

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Bhima Yudhistira Adhinegara Direktur Eksekutif Celios di kantor BPK, Rabu (3/6/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengatakan langkah pemerintah bersih-bersih di Badan Gizi Nasional (BGN) bisa jadi sinyal positif bagi investor di tengah pelemahan rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Bhima Yudhistira Adhinegara Direktur Eksekutif CELIOS mengatakan, perubahan sentimen di pasar saham bergantung seberapa optimal langkah bebrsih-bersih dilakukan.

“Sebenarnya Pak Prabowo dengan penggantian kepala BGN ingin menunjukkan terutama kepada pasar, kepada pelaku pasar, investor bahwa MBG ini akan dikecilkan, akan diefisienkan dan juga akan dirombak total tata kelolanya. Semoga itu yang menjadi sinyal untuk adanya perubahan di dalam tata kelola MBG,” kata Bhima di kantor Badan Pemeriksa Keuangan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Ia mengingatkan, perbaikan tata kelola BGN harus dilakukan dari berbagai sisi. Ini penting dilakukan karena program makan bergizi gratis (MBG) adalah program prioritas presiden dengan anggaran besar.

“Anggarannya juga bisa lebih dihemat, dan yang lebih penting lagi adalah aspek dari transparansi dalam pengadaan barang. Jadi, jangan sampai lagi ada pengadaan-pengadaan barang yang terindikasi boros, tidak tepat guna juga terindikasi bisa memunculkan celah terjadinya korupsi,” ujarnya.

Berbarengannya pergantian Kepala BGN dengan bersih-bersih kejagung juga diharapkan dapat menimbulkan sentimen positif bagi investor dan pasar saham.

“Nah, ini juga parah kan, ada pergantian kepala BGN tapi juga ada bersih-bersih oleh Kejaksaan Agung di dalam BGN. Ini harapannya juga bisa saling melengkapi, sehingga pembagian dapur itu tidak berdasarkan pada konflik kepentingan ataupun pihak-pihak tertentu yang mengambil manfaat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden RI mencopot Dadan Hindayana dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), serta Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN. Presiden mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, serta Agustina Arumsari, dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Pada Rabu pagi (3/6/2026), Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi adanya penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jakarta Pusat.

Mochamad Jeffry Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung mengatakan, penggeledahan dilakukan penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Meski begitu, Kejagung belum memberikan keterangan lebih lanjut soal kasusnya. (lea/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
33o
Kurs