Bank Indonesia (BI) meyakini inflasi pada 2026 dan 2027 tetap terkendali dalam kisaran sasaran, meski Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2026 tercatat mengalami inflasi 3,28 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI mengatakan, inflasi tetap terjaga berkat konsistensi kebijakan moneter serta sinergi erat dengan pemerintah pusat dan daerah. Sinergi itu dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.
Melansir laporan Antara, Jumat (2/10/2026), BI tetap meyakini inflasi pada 2026 dan 2027 akan berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen, atau dalam rentang 1,5 sampai 3,5 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Kamis (1/10/2026), IHK pada September 2026 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen secara bulanan atau month to month (mtm). Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK secara tahunan tercatat sebesar 3,28 persen (yoy).
Inflasi inti pada September 2026 tercatat 0,10 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,21 persen (mtm).

NOW ON AIR SSFM 100

