Prabowo Subianto Presiden, Minggu (5/10/2026), mengadakan pertemuan khusus dengan Syahganda Nainggolan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), dan Fadli Tri Hartono Wakil Kepala Bakom, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Hal penting yang dibahas dalam pertemuan itu adalah penguatan peran Bakom dalam membangun komunikasi. Sehingga, Pemerintah semakin dekat dengan rakyat.
Teddy Indra Wijaya Sekretariat Kabinet (Seskab) mengatakan, Presiden memberikan perhatian khusus pada program dan kebijakan Pemerintah yang bisa dikomunikasikan dengan baik kepada publik.
Komunikasi tersebut diharapkan mencakup berbagai program Pemerintah serta manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Presiden berdiskusi mengenai penguatan peran Badan Komunikasi Pemerintah dalam menyampaikan program, hasil, dan manfaatnya kepada masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Kemudian, Seskab bilang, Presiden menekankan pentingnya penggunaan bahasa sederhana supaya komunikasi Pemerintah mudah diterima dan dipahami.
Informasi yang disampaikan tidak cukup hanya menjelaskan apa yang dikerjakan Pemerintah. Tapi, juga perlu memberikan pemahaman tentang arah dari setiap kebijakan.
“Komunikasi pemerintah harus mudah diterima dengan menggunakan bahasa yang sederhana. Bukan hanya menyampaikan apa yang dikerjakan pemerintah, tetapi juga menjelaskan arah dan pemikiran di balik setiap kebijakan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Teddy menyebut, Kepala Negara menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara Pemerintah dan publik. Artinya, Bakom harus bisa jadi salah satu jembatan bagi Pemerintah untuk mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Seperti diketahui, Jumat (1/10/2026), Presiden melantik Syahganda Nainggolan dan Fadli Tri Hartono sebagai Kepala dan Wakil Kepala Bakom, di Istana Negara, Jakarta.
Payung hukum pelantikan Syahganda dan Fadli yaitu Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106 P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Syahganda menjabat Kepala Bakom menggantikan Muhammad Qodari yang digeser jadi Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden.(rid/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

