Empat rumah warga Palestina hancur akibat serangan udara Israel di wilayah utara dan tengah Gaza pada, Sabtu (10/10/2026) malam. Serangan itu juga merusak puluhan bangunan di sekitar lokasi, menurut saksi mata dan sejumlah sumber.
Melasnir laporan Anadolu, pesawat tempur Israel menyerang tiga rumah di Kota Gaza dan satu rumah lainnya di Deir al-Balah, setelah peringatan evakuasi dikeluarkan untuk kawasan permukiman.
Saksi mata mengatakan, warga menerima perintah evakuasi melalui telepon. Peringatan itu memicu kepanikan dan membuat puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka.
Sejumlah sumber menyebut, serangan tersebut menargetkan rumah di kawasan Shujaiya, Al-17, dan Rimal di Kota Gaza, serta satu rumah milik keluarga Al-Buhaysi di Deir al-Balah.
Empat rumah tersebut hancur. Sementara puluhan rumah dan bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan, menurut keterangan saksi mata. Serangan udara kelima Israel dilaporkan menghantam lahan pertanian kosong di dekat Jalan Salah al-Din, sebelah timur Deir al-Balah.
Berdasarkan informasi awal dari sejumlah sumber, belum ada laporan korban jiwa dalam rangkaian serangan tersebut. Namun, sumber medis menyebut serangan drone Israel sebelumnya pada Sabtu di Kota Gaza menewaskan lima warga Palestina dan melukai beberapa orang lainnya.
Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah merengut lebih dari 74 ribu korban jiwa warga Palestina, dan melukai lebih dari 175 ribu orang, menurut data otoritas Palestina.
Data Palestina juga menunjukkan perang tersebut telah menghancurkan 90 persen infrastruktur di Gaza. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyebut pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata telah menewaskan lebih dari 1.470 warga Palestina dan melukai lebih dari 5.180 orang. (bil/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

