Kamis, 15 Oktober 2026

Kemenkes Kirim Bantuan Nakes dan Alkes Atasi Dampak Kesehatan Karhutla

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru pada Selasa (13/10/2026) diduga akibat dampak kebakaran hutan dan lahan di bagian selatan Sumatera. Foto: Antara

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan ribuan tenaga kesehatan dan menyalurkan perlengkapan medis secara masif untuk menguatkan penanganan atas dampak kesehatan, akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda tujuh provinsi dan 63 kabupaten/kota.

“Merespons situasi ini, pemerintah telah memobilisasi 2.106 tenaga kesehatan dan memperkuat layanan kesehatan, sistem rujukan, serta pemantauan penyakit di wilayah terdampak,” kata Widyawati Juru Bicara (Jubir) Kemenkes dalam keterangan di Jakarta, Kamis (15/10/2026), yang dilansir Antara.

Selain pengerahan personel medis, penanganan di daerah terdampak juga didukung dengan distribusi logistik kesehatan secara besar-besaran. Widyawati menyampaikan bahwa dukungan itu terdiri dari tiga juta masker, oksigen konsentrator, berbagai jenis obat-obatan, hingga alat pelindung diri (APD) guna menjamin pelayanan berjalan optimal.

Langkah respons kesehatan yang cepat ini dilakukan karena tingginya ancaman penurunan kualitas udara bagi masyarakat yang di daerah terdampak.

Ia menjelaskan berdasarkan pemantauan dari 37 stasiun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di sejumlah wilayah berada pada level mengkhawatirkan, dengan rincian 13 daerah masuk kategori berbahaya, 11 daerah kategori sangat tidak sehat, serta 13 daerah lainnya masuk kategori tidak sehat.

Dampak buruk kabut asap itu dapat dilihat dari lonjakan kasus gangguan pernapasan di masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga 12 Oktober 2026, tercatat sebanyak 277.075 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif.

Dari total kasus itu, sebanyak 62.400 kasus di antaranya menyerang anak-anak pada rentang usia 0 hingga 5 tahun, sehingga kelompok rentan menjadi prioritas utama penanganan medis oleh tim kesehatan di lapangan.(ant/fia/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
34o
Kurs