Kamis, 15 Oktober 2026

Dukung Hilirisasi, PT Smelting Pastikan Tetap Jaga Komitmen Sosial dan Lingkungan di Gresik

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Erika Silva (kiri) Vice President External Affairs PT Smelting didampingi Risti Widyasputri (kanan) Senior Officer Departemen General Affair (GA) PT Smelting saat mengunjungi Radio Suara Surabaya, Kamis (15/10/2026). Foto: Arinal MG suarasurabaya.net

PT Smelting menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendukung program hilirisasi tembaga nasional, tetapi juga menjaga tanggung jawab sosial dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya di Kabupaten Gresik.

Erika Silva Vice President External Affairs PT Smelting mengatakan, perusahaan yang mulai dibangun pada 1996 itu terus mengambil bagian dalam program hilirisasi pemerintah sebagai perusahaan pemurnian tembaga pertama di Indonesia.

“Kita merupakan perusahaan pemurnian tembaga pertama di Indonesia. Kita dibangun pada tahun 1996 dan tahun ini sudah merayakan 30 tahun anniversary. Kita berkarya di Indonesia sudah 30 tahun, tepatnya di Kabupaten Gresik,” kata Erika saat berkunjung dan on air di Radio Suara Surabaya, Kamis (15/10/2026)

Menurut Erika, dukungan terhadap hilirisasi juga harus berjalan seiring dengan komitmen perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Karena itu, PT Smelting menjalankan program tanggung jawab sosial melalui empat pilar.

“Kami punya filosofi bahwasanya kita tidak hanya mendukung hilirisasi, tapi kami juga mempunyai komitmen terhadap sosial. Ada empat pilar, ada pendidikan, kesehatan, kemudian social investment, dan juga lingkungan. Supaya kehadiran kami di Kabupaten Gresik bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Erika Silva (kiri) Vice President External Affairs PT Smelting didampingi Risti Widyasputri berbincang bersama Dody Nasution (kanan) Direktur Suara Surabaya Media di Suara Surabaya Center, Kamis (15/10/2026). Foto: Arinal MG suarasurabaya.net

Di bidang kesehatan, PT Smelting masih melanjutkan program penanggulangan tuberkulosis (TBC) yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Program itu juga diselaraskan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menekan kasus TBC.

Erika mengatakan, salah satu fokusnya adalah membantu mengidentifikasi warga yang terindikasi TBC di sejumlah desa agar penanganan maupun pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kadang-kadang masyarakat itu sungkan. Kami mengidentifikasi sebenarnya di beberapa desa tersebut berapa banyak yang terkena TBC. Jadi kalau sudah teridentifikasi, kita bisa melakukan usaha-usaha untuk penanggulangan dan juga preventifnya,” jelasnya.

Selain sektor kesehatan, PT Smelting juga mengembangkan program ekonomi sirkular, terutama di desa-desa ring satu perusahaan. Salah satunya dilakukan melalui pemilahan dan pengolahan sampah menjadi pupuk.

“Supaya terbentuk kemandirian dari masyarakat. Ada ekonomi sirkular, kita segregasi sampah, kemudian sampah tersebut kita olah menjadi pupuk. Pupuknya digunakan di kebun-kebun pekarangan masyarakat sehingga kita bisa menumbuhkan melon di sana dan melonnya bisa kita jual juga,” kata Erika.

Erika menegaskan, keberhasilan perusahaan tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan sosial dan lingkungan di sekitarnya.

“Kami dari PT Smelting akan terus berkomitmen untuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, karena tidak ada perusahaan yang akan berhasil tanpa keberhasilan lingkungan dan juga sosial,” pungkasnya.

Sementara Risti Widyasputri Senior Officer Departemen General Affair (GA) PT Smelting menambahkan, pengolahan sampah di Rumah Kelola Sampah Desa Sukomulyo juga menghasilkan bahan bakar dari limbah plastik.

“Dari segregasi sampah itu kita bisa menghasilkan bahan bakar. Sampah-sampah plastik kita olah di Rumah Kelola Sampah di Desa Sukomulyo. Hasilnya menjadi bensin, solar, dan minyak tanah,” kata Risti dalam kesempatan yang sama.

Menurut Risti, hasil pengolahan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional sehari-hari di rumah kelola sampah.

Ia mengatakan, PT Smelting saat ini masih berfokus melanjutkan program-program yang sudah berjalan. “Ke depannya tentu saja komitmen itu kita harapkan makin bisa lebih bermanfaat untuk (masyarakat) lebih luas,” bebernya. (bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
28o
Kurs