Seorang sopir taksi Blue Bird ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kendaraannya, yang terparkir di SPBU Tegalsari, Surabaya, Minggu (18/10/2026) sore.
Rian Triyantono pendengar Radio Suara Surabaya melaporkan, penemuan itu berawal saat petugas SPBU dan juru parkir curiga karena mobil taksi tidak berpindah tempat sejak Sabtu (17/10/2026) malam.
Petugas kemudian mendekati mobil untuk memeriksa kondisi sopir. Saat dilihat melalui kaca jendela yang terbuka sebagian, sopir tampak tidak bergerak dan tidak merespons saat dipanggil.
“Iki wong kok gak pindah-pindah iki. Ayo dilihat. Dilihatlah, terus ternyata orangnya kaku,” kata Rian menirukan petugas SPBU saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Minggu sore.
Rian mengatakan, sopir ditemukan dalam posisi duduk di balik kemudi dengan kondisi tubuh kaku. Ia juga melihat adanya bekas muntahan di sekitar pengemudi.
Berdasarkan pengamatannya, sopir tersebut diperkirakan berusia 40–50 tahun, berkulit sawo matang, berambut putih, dan mengenakan seragam.
Adapun kendaraan yang dikemudikan merupakan taksi Blue Bird jenis Transmover dengan nomor polisi L 1095 UC dan nomor lambung WE 243.
Rian menyebut, mobil terparkir di dekat akses masuk SPBU Tegalsari. Saat kejadian diketahui, sejumlah petugas telah datang ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Laporan dari Rian itu kemudian diteruskan dan dikonfirmasi ke Command Center Surabaya. Hasilnya, Awang Dhany petugas Command Center mengatakan kalau dari pemeriksaan petugas di lokasi, sopir yang belum diketahui identitasnya itu dinyatakan meninggal dunia.
“Petugas kami sudah dilokasi pengecekan oleh tim medis ybs dinyatakan MD (meninggal dunia), saat ini masih menunggu kepolisian,” kata Awang saat dikonfirmasi.
Hingga laporan disampaikan, petugas sedang mengevakuasi jenazah sopir tersebut. Sementara aktivitas di sekitar SPBU terpantau tetap berjalan lancar. (bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

