Senin, 19 Oktober 2026

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Sukun Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Warga di sekitaran Jalan S. Supriadi Gang IX, Kecamatan Sukun, Kota Malang mengamankan bayi yang dibuang di dalam kardus kawasan tersebut, Senin (19/10/2026). Foto: Istimewa

Seorang bayi perempuan yang diperkirakan baru berusia tiga hingga lima hari, ditemukan di dalam kardus yang diletakkan di samping rumah warga Jalan S. Supriadi Gang IX, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (19/10/2026) subuh.

AKP Alamsyah Nugraha Kapolsek Sukun mengatakan, kronologi penemuan itu berawal saat sekitar pukul 04.30 WIB, seorang warga mendengar suara tangisan bayi dari sekitar rumah.

Saat dicari sumbernya oleh warga tersebut, ditemukanlah bayi perempuan di dalam kardus samping salah satu rumah.

“Awalnya itu tadi pagi jam 04.30 salah satu warga masyarakat di Jalan Supriadi menemukan, mendengar ada suara tangisan. Kemudian pada saat didatangi ternyata ada bayi di dalam kardus yang posisi ditinggal,” kata Alamsyah saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Senin siang.

Lokasi penemuan bayi yang berada di dalam kardus Jalan S. Supriadi Gang IX, Kecamatan Sukun, Kota Malang mengamankan bayi yang dibuang di dalam kardus kawasan tersebut, Senin (19/10/2026). Foto: Istimewa

Menurut Alamsyah, warga yang menemukan bayi tersebut langsung memanggil warga lainnya untuk memberikan pertolongan.

Bayi kemudian diangkat dari kardus, dibersihkan, dimandikan, dan diberi susu sebelum petugas Polsek Sukun tiba di lokasi.

Polisi selanjutnya membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi perempuan itu diperkirakan berusia tiga hingga lima hari. Kondisinya dinyatakan sehat dan stabil, tanpa ditemukan luka pada tubuhnya.

“Untuk bayinya sampai saat ini kondisinya alhamdulillah stabil. Sehat, masih hidup, jenis kelamin perempuan,” ujar Alamsyah.

Saat ditemukan, tidak ada barang lain di dalam kardus selain bayi dan sehelai kain yang digunakan sebagai alas. Alamsyah mengatakan, bayi tersebut saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Polsek Sukun terus menyelidiki pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut di lokasi kejadian.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari warga sekitar, serta mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang mungkin merekam aktivitas di sekitar Jalan S. Supriadi.

Namun, penyelidikan menghadapi kendala karena jumlah CCTV di gang tempat bayi ditemukan masih terbatas.

“Kita sementara keterangan dari warga sekitar apabila ada yang melihat kejadian tersebut karena memang minim terkait dengan CCTV tapi kita masih mencari seputaran jalan apabila ada yang termonitor melalui CCTV,” jelasnya.

Di sisi lain, Kapolsek Sukun itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai adanya orang yang berminat mengadopsi bayi perempuan tersebut. Namun, proses adopsi tidak bisa dilakukan begitu saja.

“Nah, jadi kami koordinasi dengan Dinas Sosial nanti mekanisme seperti apa. Nanti kita tindak lanjuti,” katanya.

Alamsyah juga mengonfirmasi, adanya pihak yang ingin mengadopsi bayi tersebut tidak akan menghentikan proses penyelidikan. “Iya betul (tidak akan menghentikan proses penyelidikan),” pungkasnya. (bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs