Jawa Timur menjadi satu dari empat provinsi yang ditunjuk sebagai pilot project atau percontohan pengelolaan keanekaragaman hayati di Indonesia bersama Kalimantan Timur, Aceh, dan Papua Barat Daya.
Hal itu disampaikan A A Leonardo Teguh Sambodo Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, dalam peluncuran dokumen Profil Keanekaragaman Hayati dan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Provinsi Jawa Timur di Kota Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Jawa Timur ditunjuk sebagai percontohan karena memiliki kekayaan ekosistem meliputi 48 persen kawasan mangrove di Pulau Jawa. Serta kuatnya kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta dalam pelestarian lingkungan.
Dia menilai perusahaan yang berinvestasi di Jawa Timur memiliki komitmen dalam berkolaborasi untuk melestarikan sumber daya alam.
“Provinsi Jawa Timur dipilih menjadi satu dari empat provinsi yang dijadikan sebagai pilot, di samping Kalimantan Timur, Aceh, maupun Papua Barat Daya, karena memiliki keunikan tersendiri. Jawa Timur dipilih karena sudah memiliki platform kerja sama pemerintah dan swasta yang kuat,” ujar Leonardo.
NOW ON AIR SSFM 100

