PT Pelindo III mencatatkan kinerja positif tahun ini. Sampai bulan Oktober Pelindo III mencatat pendapatan total sampai Rp7,1 triliun. Dibanding tahun 2016 kenaikan pencapaian laba sampai 23 persen. Untuk laba bersih Rp1,67 Triliun yang ditarget sampai akhir tahun bisa sampai Rp1,98 triliun.
I Gede Ngurah Askhara (Ari Askhara) Direktur Utama PT Pelindo III mengatakan, hingga Oktober 2017 aktivitas operasional BUMN kepelabuhanan membuahkan surplus laba usaha sebesar Rp2,5 triliun atau meningkat 29,6 persen.
“Pertumbuhan itu disokong penjualan layanan jasa kepelabuhanan sebesar 16 persen. Diantaranya dari lima lini terbesar yakni petikemas 60 persen, dan 11 persen pelayanan kapal. Lalu, untuk anak perusahaan yang menyokong pertumbuhan pendapatan adalah TPS sebesar Rp 600 miliar, BJTI Rp250 miliar, PMS 115 miliar, kemudian disusul Teluk Lamong dan PDS,” ujarnya dalam konferensi pers di Surabaya, Rabu (29/11/2017).
Menurut Ari Askhara, tahun 2018 nanti proyek pengembangan Pelindo III masih menyelesaikan program kerja di tahun 2017. Diantaranya pembangunan Flayover Teluk Lamong yang menghubungkan Teluk Lamong ke jalan tol, kemudian pembangunan fasilitas darat dan pendalaman alur di pelabuhan Tanjung Benoa Bali.
Penyelesaian proyek juga fokus pada pengembangan dilakukan di Gilimas Lombok. Pendalaman alur untuk kebutuhan pelayanan kapal Cruise. Di pelabuhan Gilimas juga akan dibangun terminal Cruise dan petikemas.
“Pendalaman alur juga dilakukan di pelabuhan Semarang. Lalu, pembangunan 11 terminal penumpang di luar Jawa juga dikebut. Sampai saat ini sudah selesai 5 terminal,” katanya. (bid/iss/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

