Kamis, 1 Oktober 2026

Sosialisasi Pengembangan Lapangan MDA-MBH Sumenep Terus Dilakukan

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky – CNOOC Madura Limited (HCML) melakukan Sosialisasi Lanjutan Pengembangan Lapangan MDA-MBH kepada sejumlah stakeholder terkait salah satunya digelar di kantor Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur.

“Kami sudah terikat kontrak di lokasi ini pada 1982-2012, dan diperpanjang 20 tahun ke depan sejak 2012-2032. Sehingga, sisa masa kontrak sekitar 15 tahun lagi. Kalau tidak segera berproduksi, maka nilai keekonomiannya akan hilang. Ini menjadi tantangan bagi kami. Meskipun demikian, kegiatan sosial ke masyarakat Sumenep sudah kami lakukan,” kata Hamim Tohari Head of Relations HCML Surabaya, Jumat (17/6/2017).

Sosialisasi tersebut dihadiri beberapa instansi terkait, di antaranya perwakilan dari Kodam V/Brawijaya, Lantamal V/Surabaya, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dinas Kominfo Jawa Timur, Pemda Sumenep, BLH Sumenep, Dishub Sumenep, Biro SDA Sumenep, dan beberapa kelompok masyarakat (pokmas) dari Sumenep.

Hamim menambahkan bahwa, ada tiga lapangan yang akan dikembangkan, yakni lapangan MDA, MBH dan MDK. Tapi, kali ini masih fokus mengerjakan lapangan MDA dan MBH. Lapangan itu berada di 200 km sebelah timur Surabaya atau 75 km sebelah tenggara Madura.

Kegiatan HCML saat ini adalah pembangunan konstruksi platform menggunakan kapal Hilong.

Setelah beroperasi, pihak HCML berjanji akan berpartisipasi langsung dalam program pengembangan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar daerah operasi. HCML juga meminta dukungan dari segenap pemangku kepentingan untuk mendukung kegiatan operasi hulu migasnya.

“Beberapa kegiatan yang kami lakukan dengan masyarakat sekitar lokasi di antaranya adalah memberikan bantuan ambulans untuk puskesmas, pemberdayaan petani rumput laut dan nelayan, serta peningkatan sarana pendidikan dan keagamaan di daerah terdampak,” kata Hamim.

Diproyeksikan, hasil produksi gas dari lapangan MDA-MBH milik HCML tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pabrik pupuk, pembangkit listrik, dan industri lainnya di Jawa Timur. (fik)

Soerabaja10k
Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
24o
Kurs