Jumat, 4 Desember 2020

Sandi Berbagi Pengalaman Kewirausahaan Bersama Anak Muda Pelaku Industri Kreatif Malang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sandiaga Salahudin Uno Bakal Calon Wakil Presiden menjadi narasumber dalam diskusi "Sharing and Growing" yang dilakukan di Ngalup Coworking Space, Jl. Sudimkro, Lowokwaru, Malang, Jawa Timur pada Rabu (12/9/2018) menjelang siang. Foto: Istimewa

Sandiaga Salahudin Uno Bakal Calon Wakil Presiden yang diusung koalisi partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN menjadi narasumber dalam diskusi “Sharing and Growing” yang dilakukan di Ngalup Coworking Space, Jl. Sudimkro, Lowokwaru, Malang, Jawa Timur pada Rabu (12/9/2018) menjelang siang.

Sandi kembali menceritakan pengalamannya secara terbuka mengenai kewirausahaan dalam kegiatan yang dihadiri oleh pegiat vlogger, youtuber, pelaku startup, dan komunitas industri kota Malang tersebut.

“Saya itu awalnya bekerja sebagai profesional. Namun karena krisis global yang terjadi tahun 1998, saya akhirnya di-PHK dan banting stir menjadi pengusaha. Bersama sahabat saya, perusahaan kami yang tadinya hanya 3 orang karyawan lalu berhasil membuka lapangan pekerjaan hingga 30.000 di seluruh Indonesia,” kata Sandi.

Pengusaha muda sukses ini menjelaskan kewirausahaan (entrepreneurship) merupakan nilai penting dalam suatu kepemimpinan. Sandi menuturkan seorang yang berjiwa entrepreneur akan selalu berpikir positif, melihat peluang, serta senantiasa fokus untuk mengejar target sesuai perencanaannya. Ia menjelaskan tiga kegiatan penting yang selama ini dilakukannya dalam menerapkan entrepreneurship yaitu membaca buku, berolahraga rutin, serta berguru (berlatih) kepada orang-orang yang berpengalaman sebelumnya.

“Saya selalu punya 4 As sebagai etos kerja dari entrepreneurship yang saya terapkan hingga sekarang, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas,” jelasnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini kemudian mengajak anak muda dan pegiat ekonomi kreatif untuk menjadi seorang pengusaha yang mampu membuka lapangan kerja. Ia menceritakan kisah sukses dari beberapa startup di Indonesia yang mencapai status unicorn yaitu Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Perusahaan rintisan, menurutnya, sesuai dengan kaum millenial yang mampu beradaptasi dan sangat menjawab kebutuhan zaman

“Saya ingin anak-anak muda mampu menciptakan lapangan kerja, bukan menjadi para pencari kerja. Kaum millenial harus bisa menjadi entrepreneur sebagai salah satu solusi dalam penciptaan lapangan kerja. Kita bisa bersama-sama membantu menyelesaikan permasalahan bangsa,” pungkas dia.(faz/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Jumat, 4 Desember 2020
27o
Kurs