Senin, 30 Maret 2020

SPBU Shell Kembali Hadir di Jawa Timur

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Seorang petugas di SPBU Shell Surabaya mengisi bahan bakar, Kamis (17/1/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net

Shell, perusahaan minyak dan gas asal Belanda kembali membuka stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur setelah beberapa tahun tidak beroperasi di provinsi ini.

Kamis (17/1/2019) ini, Shell Indonesia meresmikan empat SPBU di Surabaya dan Sidoarjo yang menandai beroperasinya kembali perusahaan minyak dan gas ini.


SPBU Shell di Surabaya, yang diresmikan Kamis (17/1/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net

Dua SPBU di Surabaya berlokasi di Jalan Yonosoewoyo dan Jalan Raya Prapen, sedangkan di Sidoarjo berlokasi di Jalan Raya Waru dan Jalan Diponegoro.

Wahyu Indrawanto Direktur Retail Shell Indonesia mengatakan, sebenarnya empat SPBU di Jatim ini beroperasi sejak Desember 2018 lalu. Keempatnya baru diresmikan hari ini.

Peresmian ini dipusatkan di SPBU Shell Yonosoewoyo, Surabaya, Kamis (17/1/2019) dihadiri juga oleh Muhammad Ibnu Fajar Komite BPH Migas dan Ismawan Taramurti Kepala Bidang PLL Bapenda Provinsi Jatim.

Wahyu mengatakan, sebelumnya Shell Indonesia juga telah secara resmi mengoperasikan terminal BBM di Gresik untuk mendukung operasional empat SPBU yang baru dibuka di Jatim.

“Kami senang bisa kembali di sini untuk menjawab permintaan dari pelanggan di Jawa Timur. Kami akan menghadirkan produk dan layanan berkualitas dan inovatif,” ujarnya.

Shell Indonesia mengklaim, perusahaan energi ini merupakan perusahaan internasional pertama yang masuk ke bisnis ritel BBM atau SPBU di Indonesia.

Di Jawa Timur, Shell pernah hadir sejak 2009 silam hingga akhirnya sejumlah SPBU di Surabaya mulai berguguran pada sekitaran 2014-2016 silam. Kali ini Shell tidak hanya fokus pada BBM.

“Sekarang kami mengintegrasikan pengisian BBM dengan fasilitas lain. Kita lihat, saat ini, pemilik mobil yang datang ke SPBU tidak hanya mencari bahan bakar berkualitas dan oli yang berkualitas. Pengendaranya, keluarganya, juga teman-temannya membutuhkan fasilitas lain,”

Sebab itulah, kali ini, Shell mengusung konsep SPBU yang terintegrasi dengan fasilitas seperti toko convinient, deli to go, serta sentra penggantian oli. Shell juga menginisiasi program layanan loyalitas pelanggan.

“Ada poin-poin yang akan didapatkan konsumen, baik roda empat maupun roda dua, yang kemudian bisa ditukar di fasilitas yang lain. Kami juga memberikan asuransi gratis kepada pengendara roda dua, karena kita tahu kecelakaan di jalan raya seringkali menjadikan pengendara sepeda motor sebagai korban,” katanya.

Keberadaan empat SPBU Shell di Jawa Timur yang baru diresmikan hari ini menjadikan total SPBU Shell yang ada di Indonesia menjadi 94 unit. SPBU ini ada di wilayah Jabodetabek, Bandung, Sumatera Utara, dan Jawa Timur.

Tidak hanya di Surabaya dan Sidoarjo, Shell Indonesia, kata Wahyu, akan membangun SPBU di lokasi lain di Jawa Timur dengan menggandeng pengusaha lokal, baik individu maupun perusahaan.

“Ada beberapa lokasi yang potensial, seperti di Malang, Tuban, atau lainnya. Dan kami mendorong agar pengusaha lokal bermitra dengan kami. S.elain bisa memanfaatkan lahan, mereka juga dapat menggunakan fasilitas kami,” ujarnya.

Dia memperkirakan, investasi untuk pembangunan satu SPBU Shell, di luar harga tanah yang dibutuhkan, mencapai antara Rp10 miliar-Rp15 miliar.

“Kami berharap, kami bisa terus bertumbuh di Jawa Timur sehingga bisa berkontribusi untuk pendapatan di daerah,” ujarnya.(den/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Senin, 30 Maret 2020
27o
Kurs