Sabtu, 18 Mei 2024

Penerbangan dari dan ke China Ditutup, Saatnya Genjot Wisata Domestik

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Mohamad Yusak Anshori Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (Depari) Cabang Jawa Timur. Foto: Unusa

Pemerintah resmi menghentikan sementara penerbangan langsung ke dan dari China mulai Rabu (5/2/2020) tepat pukul 00.00. Kebijakan ini diambil demi mencegah penyebaran virus Corona yang awal merebaknya dari Wuhan, China.

Penutupan ini merupakan peluang bagi pelaku bisnis menggenjot promosi wisata domestik, kata Mohamad Yusak Anshori Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (Depari) Cabang Jawa Timur dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (5/2/2020) pagi.

“Pelaku bisnis yang cerdas, memikirkan alternatif dan memunculkan inovasi. Itulah perlunya informasi dan teknologi yang kita punya. Ini waktunya menggenjot wisata domestik. Kuncinya adalah direct flight dan promosi wisata dalam negeri. Karena itu dibutuhkan kerja sama antar pemerintah daerah,” ujar pria yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ini.

Pilihan ini dinilai lebih baik agar pesawat yang biasanya digunakan untuk penerbangan langsung ke dan dari China tetap beroperasi.

Kebijakan ini, kata Yusak, seharusnya tidak terlalu berdampak pada sektor pariwisata di Surabaya. Selama ini jumlah wisatawan dari China ke Surabaya adalah yang terbanyak ketiga setelah Singapura dan Malaysia. “Turis dari China ke Surabaya tidak sebanyak di Bali atau Manado. Wisatawan dari negara-negara Asia lainnya juga masih potensial,” katanya.

Ke depannya, setelah isu wabah virus Corona mereda, Yusak yakin para pelaku bisnis pariwisata dapat segera memulihkan gairah pariwisata dari dan ke China. Sebab, di era media sosial seperti sekarang, masyarakat memiliki kecenderungan mudah shock, tapi juga mudah lupa.

“Prediksi ke depan, seperti saat isu SARS, wisata ke dan dari China akan segera pulih,” kata Yusak.

Sementara itu, menurut Yusak, pasar wisata dari China potensinya besar. Setiap tahun sekitar 100 juta orang China pergi berwisata ke luar negeri.(iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Kurs
Exit mobile version