Rabu, 25 Mei 2022

Buka OPOP Expo, Khofifah Dorong Indonesia Jadi Eksportir Makanan Halal Terbesar Dunia

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim membuka One Pesantren One Product (OPOP) Expo pameran produk buatan pesantren dan meresmikan Aplikasi Opop Mart di Maspion Square, Jumat (18/12/2020). Foto: Denza suarasurabaya.net

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim membuka One Pesantren One Product (OPOP) Expo pameran produk buatan pesantren dan meresmikan Aplikasi Opop Mart di Maspion Square, Surabaya, Jumat (18/12/2020).

“Ini tidak berhenti kami konsolidasikan kekuatan pesantren dan alumninya melalui OPOP, berkali-kali saya sampaikan Indonesia ini umat Islam terbesar di dunia, hari ini kita importir halal food terbesar di dunia,” ujar Khofifah.

Fakta itu yang mendorong Khofifah ingin mengonsolidasikan pesantren di Jawa Timur untuk menjadi pendorong agar Indonesia, sebaliknya, menjadi eksportir halal food terbesar di dunia.

“Rasanya kita punya kekuatan punya kemampuan untuk itu. Sinergitas dengan pesantren ini menjadi kekuatan. Perlu pendampingan? Iya. Perlu manajerial keuangan? Iya. Maka ada OJK dan BI yang akan mendampingi,” ujarnya.

Khofifah mengakui bahwa Pesantren di Jatim yang tergabung dalam OPOP ini juga perlu pendampingan modal. Karena itu Pemprov juga menggandeng Himpunan Bank Negara (Himbara).

Ada Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Pemprov Jatim sendiri, kata Khofifah, telah menggandeng Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim sebagai Bank Pembangunan Daerah untuk mendampingi para santripreneur dalam hal permodalan.

Khofifah juga memastikan, Kawasan Industri Halal Jatim sedang proses pengembangan. Bekerja sama dengan PT Makmur Berkah Amanda kawasan seluas 148 hektare itu sedang dikembangkan di Kompleks Pergudangan Safe N Lock Eco Industrial Park Sidoarjo.

Khofifah menyatakan, OPOP Expo 2020 ini adalah kelanjutan dari pameran produk pesantren OPOP yang sudah digelar tahun lalu yang kembali digelar untuk mengingatkan masyarakat bahwa ada produk pesantren yang berkualitas.

Dalam pembukaan OPOP Expo ini, Khofifah juga meresmikan Aplikasi OPOP Mart sebagai marketplace daring produk pesantren secara digital dengan platform yang bisa diunduh di Google Play Store.

Tidak hanya itu, pada pembukaan OPOP Expo juga berlangsung penandatanganan MoU dengan sejumlah pengasuh Ponpes di Jatim, serta MoU secara virtual dengan diaspora Indonesia di Turki dan Kadin Malaysia.

“Ini bentuk perluasan jejaring OPOP, tidak hanya secara regional dan nasional, tetapi berseiring juga secara internasional. Kami berharap ada penguatan sehingga pesantren berdaya masyarakat sejahtera,” ujarnya.

Suasana OPOP Expo di Maspion Square, Jumat (18/12/2020). Foto: Denza suarasurabaya.net

OPOP Expo berlangsung di Maspion Square 18 Desember-20 Desember 2020. Beragam produk buatan pesantren dipamerkan seperti kopi rempah, kerajinan tas batok kelapa, juga beras organik.

Sebelumnya, M Ghofirin Sekretaris OPOP Jatim bilang, kegiatan ini yang kedua kali sejak program OPOP diluncurkan 2019 silam. Ada 40 stan pameran produk pesantren yang terselenggara bekerja sama dengan Maspion Group.

Pada saat pelaksanaan pembukaan OPOP Expo 2020 ini juga berlangsung pemberian hibah senilai total Rp2,55 miliar kepada 51 koperasi pondok pesantren di Jatim dan kerja sama dengan sejumlah negara.

Selain diaspora Turki dan Kadin Malaysia, Ghofirin mengeklaim ada diaspora dan pihak dari tujuh negara lain yang hadir secara virtual. Baik dari Madagaskar, juga sejumlah negara lain yang akan bekerja sama.

Dia berharap, melalui kegiatan ini akan muncul mitra dagang lintas negara, sehingga produk pesantren dalam Program OPOP sebagai perwujudan janji kampanye Khofifah dan Emil Gubernur dan Wagub Jatim bisa go internasional.

Program OPOP ini bermaksud memberi sejumlah kemudahan untuk pelaku usaha di lingkungan Ponpes di Jatim. Baik kemudahan kelembagaan koperasi pesantren, SDM yang unggul, produk berkualitas, pemasaran, dan pembiayaan.

Di dalam OPOP Expo 2020 ini turut hadir OPOP Traning Center Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Pesantren dan pelaku UMKM bisa mengurus merek dan sertifikasi halal, serta berkonsultasi tentang kewirausahaan di pameran ini.(den/dfn/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 25 Mei 2022
30o
Kurs