Selasa, 16 Agustus 2022

Essay Link and Match UMKM di Indonesia Mengantar Juara di Pandemi Covid-19

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Ursula ukir prestasi di masa pandemi Covid-19 dengan essay link and match UMKM di Indonesia. Foto: Humas Universitas Narotama

Ursulah Diana Fitriani, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Narotama Surabaya, berhasil meraih juara untuk kesekiankalinya di masa pandemi Covid-19 ini dengan karya tulis serta essay dengan menampilkan link and match UMKM yang ada di Indonesia. Juara kesekiankali di tingkat regional dan nasional.

Ursulah sapaan Ursulah Diana Fitriani, mengikuti kompetisi essay yang digelar Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, bertema: Inovasi dan Ekonomi Kreatif Sebagai Solusi Alternatif Pemulihan Perekonomian Indonesia Menuju Next Normal dalam Era Pandemi Covid-19, dan sub tema: Ekonomi, Politik, Sosial.

Untuk kompetisi tersebut, Ursulah membuat ide sebuah platform khusus UMKM bernama Playonan. “Playonan adalah singkatan dari Panggon Layanan Dodolan yang akan menjadi marketplace serta wadah link and match untuk UMKM di Indonesia,” terang Ursulah Diana Fitriani, Kamis (25/3/2021).

Menekankan pada tema era pandemi Covid-19, Ursulah mengatakan bahwa UMKM adalah satu diantara sektor yang paling terdampak pandemi. “UMKM adalah penyumbang GDP terbesar dan sekarang Indonesia mengalami resesi karena UMKM turun akibat terdampak pandemi. Ketika saya tarik benang lagi, sebenarnya UMKM ini masalahnya di mana? Ternyata satu diantara adalah UMKM ini kalah saing,” tambah Ursulah.

Berdasarkan riset, hanya 13 % UMKM yang tergabung dalam e-commerce dari jutaan UMKM di Indonesia. “Selain itu juga kebanyakan UMKM masih belum paham laporan keuangan dan sekadar melakukan jual beli. Mereka juga masih banyak yang tidak memiliki legalitas usaha. Nah dari sinilah saya mendapatkan ide Playonan,” papar alumni SMK Wachid Hasyim 2 Surabaya tersebut.

Karena itu pula, UMKM sulit untuk mendapatkan pendanaan dari investor atau bank. Sehingga dalam idenya, Ursulah juga memberikan akses pembukuan sederhana dan legalitas usaha sebelum UMKM bisa mengajukan modal ke investor atau bank. “Sehingga investor tidak perlu khawatir karena mereka semua sudah mendapatkan bekal dari Playonan,” kata Ursulah.

Dengan idenya yang fresh dan presentasi serta penguatan argumennya yang bagus, Ursulah pun berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi essay tersebut. Saat ini, harapannya adalah bisa mewujudkan Playonan menjadi platform yang bisa diakses pelaku UMKM.

“Tentunya ada target untuk mewujudkan Playonan karena semua yang dibutuhkan UMKM sudah ada di sini,” pungkas Ursulah.(tok/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
27o
Kurs