Minggu, 29 Mei 2022

Jokowi: Dunia Mengakui Keberpihakan Pemerintah Indonesia Terhadap UMKM

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Joko Widodo Presiden saat berangkat ke Roma, Italia mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) yang dilaksanakan di pada tanggal 30-31 Oktober 2021 mendatang. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden memulai rangkaian kunjungan ke luar negeri, ke tiga negara yakni Italia, Inggris Raya, dan Persatuan Emirat Arab, pada Jumat, 29 Oktober 2021.

Negara pertama yang dikunjungi, Presiden akan berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) yang dilaksanakan di Roma, Italia, pada tanggal 30-31 Oktober 2021. Selain menghadiri KTT, Presiden juga akan menjadi pembicara dalam kegiatan lain berkenaan mengenai UMKM dan peran perempuan.

“Undangan ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kebijakan keberpihakan kita kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM ) dan peran perempuan dalam bisnis UMKM,” ujar Presiden dalam keterangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Di akhir kegiatan KTT, Presiden menyebut Indonesia akan menerima keketuaan G20 dari Italia. Kegiatan G20 di bawah kepemimpinan Indonesia akan dimulai pada bulan Desember 2021.

“Ini merupakan kehormatan bagi kita, bagi Indonesia dan sekaligus tanggung jawab besar yang harus kita jalankan dengan baik,” lanjutnya.

Dari Roma, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Glasgow, Inggris Raya untuk menghadiri KTT Pemimpin Dunia COP26 soal perubahan iklim yang berlangsung pada tanggal 1-2 November 2021. KTT yang dipimpin oleh Boris Johnson Perdana Menteri Inggris tersebut akan dihadiri oleh 120 kepala negara dan kepala pemerintahan.

Presiden menegaskan, posisi Indonesia dalam isu perubahan iklim adalah sangat konsisten. Menurutnya, Indonesia akan terus bekerja keras memenuhi komitmen yang telah dibuat.

“Kita tidak ingin ikut dalam retorika yang pada akhirnya tidak dapat kita jalankan,” jelas Presiden.

Pada isu perubahan iklim, lanjut Presiden, Indonesia memiliki peran strategis karena Indonesia sebagai salah satu pemilik hutan tropis dan mangrove terbesar di dunia.

“Isu perubahan iklim harus terus diletakkan dalam kerangka pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga hasilnya akan dapat berkelanjutan,” imbuhnya.

Dalam kunjungannya di Inggris, Jokowi juga akan melakukan temu bisnis dengan pimpinan dunia usaha Inggris yang berencana melakukan investasi ke Indonesia.

Dari Glasgow, Presiden akan bertolak ke Persatuan Emirat Arab pada tanggal 3-4 November 2021 untuk memperkuat kerja sama terutama di bidang perdagangan dan investasi.

“Akan terdapat pertemuan-pertemuan dengan Bisnis yang akan saya hadiri dan hasilnya akan baik bagi ekonomi kita,” tandasnya.

Kunjungan Presiden akan diakhiri dengan mengunjungi Paviliun Indonesia di Dubai Expo. Presiden diagendakan tiba di Indonesia pada tanggal 5 November 2021. (faz/tin/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 29 Mei 2022
26o
Kurs